Latest Products
Memaparkan catatan dengan label politik. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label politik. Papar semua catatan
Enjoy Your Life! Seni Menikmati Hidup - Indo

Enjoy Your Life! Seni Menikmati Hidup - Indo

Usai Perang Khaibar, para sahabat Nabi didera lelah yang teramat sangat dalam perjalanan pulang menuju Madinah dari Khaibar. Hari sudah menjelang malam. Mereka pun memutuskan untuk beristirahat.

Rasulullah s.a.w. kemudian bertanya kepada mereka, "Siapa yang mau berjaga –jaga malam ini untuk membangunkan kita saat Subuh tiba esok?" Bilal menyahut, "Ya Rasulullah, biar aku yang akan berjaga malam ini sampai Subuh."Rasulullah lantas berbaring. Semua orang pun turun dari tunggangan masing-masing dan merebahkan badan untuk tidur.
Sementara itu, Bilal berjaga sambil mengerjakan shalat malam. Padahal, ia sendiri sudah sangat letih setelah menempuh perjalanan panjang. Usai shalat, ia duduk bersandar pada tunggangannya. Ia berusaha tetap terjaga, namun rupanya kantuk (tidur) mengalahkannya. Ia pun jatuh tertidur. Malam itu, seluruh anggota pasukan Muslimin sangat lelah (letih). Mereka semua tertidur pulas (nyenyak).

Malam bergeser, dan subuh pun menyingsing. Semua orang masih lelap dalam tidur mereka. Tak ada yang membangunkan mereka kecuali teriknya matahari.Rasulullah s.a.w. terbangun.Para sahabat juga terbangun. Mereka sangat terkejut demi melihat matahari sudah meninggi. Mereka pun gempar dan menggunjingkan Bilal. Semua mata tertuju ke arah Bilal."Apa yang sudah engkau perbuat kepada kami, Bilal?" tanya Rasulullah.

Bilal menjawab singkat, namun jawabannya ini menjelaskan fakta dengan sempurna."Ya Rasulullah, aku ditimpa sesuatu yang menimpa Anda juga." Maksud Bilal, aku ini manusia biasa. Aku sudah berusaha untuk tidak tidur, tapi tak bisa.Rasulullah s.a.w. pun menukas, "Engkau jujur." Beliau lalu diam.

Benar, apa untungnya mencela dan menyalahkan?Kemudian, demi melihat orang-orang heboh menggunjing, beliau s.a.w. pun bertitah, "Lanjutkan perjalanan kalian!"Seluruh anggota pasukan pun melanjutkan perjalanan. Namun, belum lama rombongan berjalan, Rasulullah tiba-tiba berhenti. Semuanya pun ikut berhenti. Beliau turun dari tunggangan beliau, kemudian berwudhu. Semuanya pun ikut berwudhu. Selanjutnya Rasulullah melaksanakan shalat qadha` Subuh bersama mereka.

Usai mengucapkan salam, beliau berbalik menghadap ke arah para sahabat dan bersabda, "Apabila kalian lupa mengerjakan satu shalat, segera laksanakanlah begitu kalian mengingatnya."Betapa bijak dan arifnya Rasulullah s.a.w. Beliau bermuamalah dengan hati manusia terlebih dahulu sebelum dengan raga mereka. Beliau memahami bahwa Bilal—dan semua orang—adalah manusia, bukan mesin. Beliau tidak menyalahkan, mencaci, mencela, atau bahkan mengherdik karena kesalahan manusiawi yang dilakukan seseorang.

Adakah teladan yang lebih baik dari Rasulullah? Nah, bagaimana beliau menyikapi karakter orang yang beragam, berinteraksi dengan orang lain, hingga menjalani kehidupan di dunia ini? Apa yang beliau lakukan agar hidup ini tak hanya sekadar berarti, namun juga indah, menyenangkan, dan mudah?

Kisah-kisah inspiratif dalam buku ini akan menuntun kita menjalani hidup ini secara lebih enjoy dan penuh makna. Senarai teladan, nasihat, kaidah, dan konsep pengembangan diri yang dipaparkan penulis pun sangat sederhana dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Buku ini menunjukkan kepada kita bagaimana menjalani hidup ini tidak hanya sekadar berarti, namun juga mudah.

Termasuk ke dalam katagori buku motivasi dan pengembangan diri populer. Buku ini mengajarkan seni berinteraksi dengan berbagai macam watak, perangai, dan latar belakang manusia. Dengan membaca buku ini, keterampilan kita dalam menghadapi, menyikapi, dan menanggapi orang lain yang berbeda-beda karakter, sifat, dan cara berpikir akan semakin terasah.

Yang membedakan buku ini dengan karya-karya bertema sejenis adalah pola pendekatan dan penyelesaian masalah yang diajukannya. Apabila buku-buku yang lain melakukan pendekatan dan penyelesaian masalah melulu dari sudut pandang ilmu psikologi, maka buku ini murni memberikan kiat dan solusi islami yang menyejukkan dan mencerahkan.

Dengan menjadikan teladan, sikap, dan akhlak Nabi Muhammad s.a.w. sebagai rujukan utamanya, buku ini memberikan tips dan trik dalam bergaul, membangun relasi, berteman, bahkan dalam mempengaruhi dan mengarahkan orang lain. Buku ini tidak hanya mencerahkan, namun juga akan mempertajam kecerdasan emosi dan meningkatkan kualitas kepribadian kita dengan cara-cara yang islami dan bernilai ukhrawi. Inilah kekuatan utama buku ini.

Kehadiran buku ini merupakan penawar dahaga umat akan buku-buku motivasi dan pengembangan diri Islami yang tak hanya berorientasi duniawi, tetapi juga bernilai ukhrawi. Diterbitkan oleh Qisthi Press.

Sehingga, tak mengherankan karya ini memperoleh sambutan yang luar biasa dari pembaca, baik di negeri asal penulisnya maupun di Indonesia.

Enjoy Your Life! Seni Menikmati Hidup, karya Dr. Muhammad al-'Areifi.

Harga: RM 65.00
Halaman: 608 Muka Surat
Penulis : Dr. Muhammad al-'Areifi
Penerbit : Qisthi Press
Usai Perang Khaibar, para sahabat Nabi didera lelah yang teramat sangat dalam perjalanan pulang menuju Madinah dari Khaibar. Hari sudah menjelang malam. Mereka pun memutuskan untuk beristirahat.

Rasulullah s.a.w. kemudian bertanya kepada mereka, "Siapa yang mau berjaga –jaga malam ini untuk membangunkan kita saat Subuh tiba esok?" Bilal menyahut, "Ya Rasulullah, biar aku yang akan berjaga malam ini sampai Subuh."Rasulullah lantas berbaring. Semua orang pun turun dari tunggangan masing-masing dan merebahkan badan untuk tidur.
Sementara itu, Bilal berjaga sambil mengerjakan shalat malam. Padahal, ia sendiri sudah sangat letih setelah menempuh perjalanan panjang. Usai shalat, ia duduk bersandar pada tunggangannya. Ia berusaha tetap terjaga, namun rupanya kantuk (tidur) mengalahkannya. Ia pun jatuh tertidur. Malam itu, seluruh anggota pasukan Muslimin sangat lelah (letih). Mereka semua tertidur pulas (nyenyak).

Malam bergeser, dan subuh pun menyingsing. Semua orang masih lelap dalam tidur mereka. Tak ada yang membangunkan mereka kecuali teriknya matahari.Rasulullah s.a.w. terbangun.Para sahabat juga terbangun. Mereka sangat terkejut demi melihat matahari sudah meninggi. Mereka pun gempar dan menggunjingkan Bilal. Semua mata tertuju ke arah Bilal."Apa yang sudah engkau perbuat kepada kami, Bilal?" tanya Rasulullah.

Bilal menjawab singkat, namun jawabannya ini menjelaskan fakta dengan sempurna."Ya Rasulullah, aku ditimpa sesuatu yang menimpa Anda juga." Maksud Bilal, aku ini manusia biasa. Aku sudah berusaha untuk tidak tidur, tapi tak bisa.Rasulullah s.a.w. pun menukas, "Engkau jujur." Beliau lalu diam.

Benar, apa untungnya mencela dan menyalahkan?Kemudian, demi melihat orang-orang heboh menggunjing, beliau s.a.w. pun bertitah, "Lanjutkan perjalanan kalian!"Seluruh anggota pasukan pun melanjutkan perjalanan. Namun, belum lama rombongan berjalan, Rasulullah tiba-tiba berhenti. Semuanya pun ikut berhenti. Beliau turun dari tunggangan beliau, kemudian berwudhu. Semuanya pun ikut berwudhu. Selanjutnya Rasulullah melaksanakan shalat qadha` Subuh bersama mereka.

Usai mengucapkan salam, beliau berbalik menghadap ke arah para sahabat dan bersabda, "Apabila kalian lupa mengerjakan satu shalat, segera laksanakanlah begitu kalian mengingatnya."Betapa bijak dan arifnya Rasulullah s.a.w. Beliau bermuamalah dengan hati manusia terlebih dahulu sebelum dengan raga mereka. Beliau memahami bahwa Bilal—dan semua orang—adalah manusia, bukan mesin. Beliau tidak menyalahkan, mencaci, mencela, atau bahkan mengherdik karena kesalahan manusiawi yang dilakukan seseorang.

Adakah teladan yang lebih baik dari Rasulullah? Nah, bagaimana beliau menyikapi karakter orang yang beragam, berinteraksi dengan orang lain, hingga menjalani kehidupan di dunia ini? Apa yang beliau lakukan agar hidup ini tak hanya sekadar berarti, namun juga indah, menyenangkan, dan mudah?

Kisah-kisah inspiratif dalam buku ini akan menuntun kita menjalani hidup ini secara lebih enjoy dan penuh makna. Senarai teladan, nasihat, kaidah, dan konsep pengembangan diri yang dipaparkan penulis pun sangat sederhana dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Buku ini menunjukkan kepada kita bagaimana menjalani hidup ini tidak hanya sekadar berarti, namun juga mudah.

Termasuk ke dalam katagori buku motivasi dan pengembangan diri populer. Buku ini mengajarkan seni berinteraksi dengan berbagai macam watak, perangai, dan latar belakang manusia. Dengan membaca buku ini, keterampilan kita dalam menghadapi, menyikapi, dan menanggapi orang lain yang berbeda-beda karakter, sifat, dan cara berpikir akan semakin terasah.

Yang membedakan buku ini dengan karya-karya bertema sejenis adalah pola pendekatan dan penyelesaian masalah yang diajukannya. Apabila buku-buku yang lain melakukan pendekatan dan penyelesaian masalah melulu dari sudut pandang ilmu psikologi, maka buku ini murni memberikan kiat dan solusi islami yang menyejukkan dan mencerahkan.

Dengan menjadikan teladan, sikap, dan akhlak Nabi Muhammad s.a.w. sebagai rujukan utamanya, buku ini memberikan tips dan trik dalam bergaul, membangun relasi, berteman, bahkan dalam mempengaruhi dan mengarahkan orang lain. Buku ini tidak hanya mencerahkan, namun juga akan mempertajam kecerdasan emosi dan meningkatkan kualitas kepribadian kita dengan cara-cara yang islami dan bernilai ukhrawi. Inilah kekuatan utama buku ini.

Kehadiran buku ini merupakan penawar dahaga umat akan buku-buku motivasi dan pengembangan diri Islami yang tak hanya berorientasi duniawi, tetapi juga bernilai ukhrawi. Diterbitkan oleh Qisthi Press.

Sehingga, tak mengherankan karya ini memperoleh sambutan yang luar biasa dari pembaca, baik di negeri asal penulisnya maupun di Indonesia.

Enjoy Your Life! Seni Menikmati Hidup, karya Dr. Muhammad al-'Areifi.

Harga: RM 65.00
Halaman: 608 Muka Surat
Penulis : Dr. Muhammad al-'Areifi
Penerbit : Qisthi Press
Enjoy Your Life! Seni Menikmati Hidup - Indo
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhOvnMlcQelDIBYomn9HvH0EhvAXazMg72TqUF6zx4W7LT75mNWdrtleZstibUyzjVLBItEULDDAF7N4rFsQpvyrkT1Bpt9Uk_d_IpoTWNzq-WIOp5vxe1kPmS0llAUfAlOGGqxLZJ2qPXn/s72-c/enjoy+your+life.jpg
View detail
Tokoh Pejuang Muslimah Zaman Nabi

Tokoh Pejuang Muslimah Zaman Nabi


Pejuang-pejuang pada zaman Nabi bukan hanya terdiri dari golongan lelaki semata-mata, akan tetapi golongan wanita pun tidak kurang hebatnya dalam usaha perjuangan menegakkan kalimah Allah. Sesungguhnya keimanan yang mantap kepada Allah merupakan antara pemangkin utama ke arah memantapkan perjuangan mencari redha Ilahi.

Justeru, dalam buku kecil ini, penulis memuatkan 15 orang tokoh pejuang muslimah pada zaman Nabi SAW yang begitu komited dalam memperteguhkan keimanan mereka kepada Allah dengan membantu perjuangan Rasulullah SAW. Mereka tidak gentar walau apa jua badai, dan onak duri yang datang melanda, sebaliknya keteguhan iman membuatkan mereka begitu cekal dan sabar dalam menghadapi apa jua cabaran dan tribulasi. Di samping itu, mereka juga berjaya menunjukkan akhlak terpuji dan menjadi isteri dan ibu mithali. Matlamat mereka hanyalah satu iaitu mencari keredhaan Ilahi dan kebahagiaan yang hakiki.

- Penulis

KANDUNGAN
1. ASMA' BINTI ABU BAKAR- Lahirkan Bayi Islam Pertama Di Al-Madinah Al-Munawwarah
2. ASMA' BINTI 'UMAIS- Dua Kali Berhijrah Di Jalan Allah
3. FATIMAH BINTI AL-KHATTAB- Pendorong Kepada PengIslaman Umar Al-Khattab
4. KHADIJAH BINTI KHUWAILID- Srikandi Yang Agung
5. AL-KHANSA' BINTI 'AMRU- Luah Kesedihan Melalui Puisi
6. KHAULAH BINTI THA'LABAH- Doanya Didengar Hingga Langit Ketujuh
7. NUSAIBAH BINTI KA'AB (UMMU 'UMARAH)- Keberaniannya Mengatasi Lelaki8. SOFIYYAH BINTI ABDUL MUTTALIB- Wanita Berani Berjiwa Seni
9. SUMAYYAH BINTI KHUBBAT- Wanita Pertama Syahid Di Dalam Islam
10. UMMU FADHL (LUBABAH AL-KUBRA)- Melahirkan Ulama' Agung Yang Dikasihi Rasul
11. UMMU HABIBAH BINTI ABU SUFIAN- Suri Di Hati Rasulullah SAW
12. UMMU HARAM BINTI MILHAN- Wanita Pertama Menyertai Angkatan Tentera Laut
13. UMMU KALTHUM BINTI 'UQBAH- Wanita Cekal Yang Sabar Mempertahankan Aqidah Islam
14. UMMU SULAIM BINTI MILHAN- Kesabaran Dan Ketenangannya Yang Tiada Tandingan
15. UMMU WARAQAH BINTI NAUFAL- Wanita Ansar Yang Syahid Di Rumah
Harga = RM10.00
Mukasurat = 151
Penulis = Mohd Sukki Bin Othman (Ustaz Shauqi)
Penerbit = Mahzum Book Services

Pejuang-pejuang pada zaman Nabi bukan hanya terdiri dari golongan lelaki semata-mata, akan tetapi golongan wanita pun tidak kurang hebatnya dalam usaha perjuangan menegakkan kalimah Allah. Sesungguhnya keimanan yang mantap kepada Allah merupakan antara pemangkin utama ke arah memantapkan perjuangan mencari redha Ilahi.

Justeru, dalam buku kecil ini, penulis memuatkan 15 orang tokoh pejuang muslimah pada zaman Nabi SAW yang begitu komited dalam memperteguhkan keimanan mereka kepada Allah dengan membantu perjuangan Rasulullah SAW. Mereka tidak gentar walau apa jua badai, dan onak duri yang datang melanda, sebaliknya keteguhan iman membuatkan mereka begitu cekal dan sabar dalam menghadapi apa jua cabaran dan tribulasi. Di samping itu, mereka juga berjaya menunjukkan akhlak terpuji dan menjadi isteri dan ibu mithali. Matlamat mereka hanyalah satu iaitu mencari keredhaan Ilahi dan kebahagiaan yang hakiki.

- Penulis

KANDUNGAN
1. ASMA' BINTI ABU BAKAR- Lahirkan Bayi Islam Pertama Di Al-Madinah Al-Munawwarah
2. ASMA' BINTI 'UMAIS- Dua Kali Berhijrah Di Jalan Allah
3. FATIMAH BINTI AL-KHATTAB- Pendorong Kepada PengIslaman Umar Al-Khattab
4. KHADIJAH BINTI KHUWAILID- Srikandi Yang Agung
5. AL-KHANSA' BINTI 'AMRU- Luah Kesedihan Melalui Puisi
6. KHAULAH BINTI THA'LABAH- Doanya Didengar Hingga Langit Ketujuh
7. NUSAIBAH BINTI KA'AB (UMMU 'UMARAH)- Keberaniannya Mengatasi Lelaki8. SOFIYYAH BINTI ABDUL MUTTALIB- Wanita Berani Berjiwa Seni
9. SUMAYYAH BINTI KHUBBAT- Wanita Pertama Syahid Di Dalam Islam
10. UMMU FADHL (LUBABAH AL-KUBRA)- Melahirkan Ulama' Agung Yang Dikasihi Rasul
11. UMMU HABIBAH BINTI ABU SUFIAN- Suri Di Hati Rasulullah SAW
12. UMMU HARAM BINTI MILHAN- Wanita Pertama Menyertai Angkatan Tentera Laut
13. UMMU KALTHUM BINTI 'UQBAH- Wanita Cekal Yang Sabar Mempertahankan Aqidah Islam
14. UMMU SULAIM BINTI MILHAN- Kesabaran Dan Ketenangannya Yang Tiada Tandingan
15. UMMU WARAQAH BINTI NAUFAL- Wanita Ansar Yang Syahid Di Rumah
Harga = RM10.00
Mukasurat = 151
Penulis = Mohd Sukki Bin Othman (Ustaz Shauqi)
Penerbit = Mahzum Book Services
Tokoh Pejuang Muslimah Zaman Nabi
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihkzM4MXC4SryCky2d81UoejOoowsFB7yWDkzbN5MxXrvSADivOdjmXMH8zg5iMjOIaxwXFNyuMygTJcSi4NL0v0Tw_RvVMpEs_VhX6hizU6R-yg6JAiaAViDpinCZ9qc_MW_8DgmwZGEB/s72-c/tokohpejuangmuslimah.jpg
View detail
Kesatuan Amal Islami Dalam Sebuah Negara

Kesatuan Amal Islami Dalam Sebuah Negara

Sudah menjadi suatu yang diketahui umum, bahawa usaha-usaha mencapai kesatuan melalui pemimpin dan pemerintah, kesemuanya telah menemui kegagalan. Kesatuan ini sepatutnya lahir melalui asas-asas tertentu, iaitu dengan mencapai kesatuan individu di antara rakyat di setiap negara Islam terlebih dahulu.

Kemudian diikuti kesatuan antara rakyat tersebut membawa kepada kesatuan negara di mana rakyat menekan kerajaan tersebut agar menerima kesatuan dan membuang segala bentuk perselisihan.


KANDUNGAN

Bab Pertama: Kesatuan Di Dalam Satu Negara
Bab Kedua: Teori Kaji Selidik
Bab Ketiga: Matlamat Yang Wajib Kita Lakukan Bagi Mencapai Kesatuan 'Amal Islami
Bab Keempat: Keutamaan Mengatur Perkara Yang Lebih Penting
Bab Kelima: Uslub Yang Betul Di Dalam 'Amal Islami
Bab Keenam: Meluruskan Perjalanan Sesetengah Pihak
Bab Ketujuh: Jalan Yang Betul Menghapuskan Mungkar
Bab Kelapan: Mengenal Jalan Dan Beriltizam Dengannya
Bab Kesembilan: Arahan-Arahan Dan Nasihat
- Pertama: Tabi'at Da'wah Kita
- Kedua: Sikap Kita Terhadap Da'wah Lain
Bab Kesepuluh: Kesatuan 'Amal Islami: Wajb Syara'
Bab Kesebelas: Kesatuan Orang-Orang Mu'min Adalah Ni'mat Dan Rahmat Daripada Allah

Harga = RM10.00
Mukasurat = 111
Penulis = Mustafa Masyhur
Penerbit = Dewan Pustaka Fajar
Sudah menjadi suatu yang diketahui umum, bahawa usaha-usaha mencapai kesatuan melalui pemimpin dan pemerintah, kesemuanya telah menemui kegagalan. Kesatuan ini sepatutnya lahir melalui asas-asas tertentu, iaitu dengan mencapai kesatuan individu di antara rakyat di setiap negara Islam terlebih dahulu.

Kemudian diikuti kesatuan antara rakyat tersebut membawa kepada kesatuan negara di mana rakyat menekan kerajaan tersebut agar menerima kesatuan dan membuang segala bentuk perselisihan.


KANDUNGAN

Bab Pertama: Kesatuan Di Dalam Satu Negara
Bab Kedua: Teori Kaji Selidik
Bab Ketiga: Matlamat Yang Wajib Kita Lakukan Bagi Mencapai Kesatuan 'Amal Islami
Bab Keempat: Keutamaan Mengatur Perkara Yang Lebih Penting
Bab Kelima: Uslub Yang Betul Di Dalam 'Amal Islami
Bab Keenam: Meluruskan Perjalanan Sesetengah Pihak
Bab Ketujuh: Jalan Yang Betul Menghapuskan Mungkar
Bab Kelapan: Mengenal Jalan Dan Beriltizam Dengannya
Bab Kesembilan: Arahan-Arahan Dan Nasihat
- Pertama: Tabi'at Da'wah Kita
- Kedua: Sikap Kita Terhadap Da'wah Lain
Bab Kesepuluh: Kesatuan 'Amal Islami: Wajb Syara'
Bab Kesebelas: Kesatuan Orang-Orang Mu'min Adalah Ni'mat Dan Rahmat Daripada Allah

Harga = RM10.00
Mukasurat = 111
Penulis = Mustafa Masyhur
Penerbit = Dewan Pustaka Fajar
Kesatuan Amal Islami Dalam Sebuah Negara
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhF_Rj7oNyDW228111XmDMHW6k0OpgQyEDbbt3QsRkdVjHFPtpUiygPexwUj1OsCD3AT1aGmYW8HFrdwwOAJgfv3Ipl86cjsMeXKqFxQpH2ZET4G7qJ8Vb6uiFTrappmLAAu-nU18mQu8Go/s72-c/kesatuanamalislami.jpg
View detail
Syarah Usul 20 Al-Imam Hasan Al-Banna (Rukun Faham)

Syarah Usul 20 Al-Imam Hasan Al-Banna (Rukun Faham)

Al-Imam Al-Banna pengasas jama'ah Ikhwan Muslimin - semoga Allah merahmati beliau - telah mengemukakan risalah ini kepada insan pilihan dari kalangan Ikhwan Muslimin yang telah matang di dalam bidang-bidang 'amal, marhalah da'wahdan di dalam harakah dan tarbiyyah. Mereka telah layak untuk berjihad di jalan Allah untuk mempraktikkan manhaj Islam di dalam kehidupan.

Justeru, beliau menamakan mereka sebagai Ikhwan Mujahidin, kerana apa yang mereka tanggung dari bebanan jihad dengan semua martabat dan jenis-jenisnya demi melaksanakan manhaj ini.Beliau juga menamakan sekali lagi - di dalam risalah yang sama - sebagai "Ikhwan Yang Benar" kerana mereka membenarkan apa yang mereka janjikan kepada Allah. Mereka ditarbiyyah di dalam saf jama'ah.

Mereka ini telah berjanji dan menjunjung bai'ah bahawa mereka akan ber'amal sekadar keupayaan di jalan perlaksanaan manhaj Islam dalam islah. Di samping itu mempercayai bahawa Islam adalah penyelesaian bagi setiap masalah dalam apa jua bidang dari bidang-bidang kehidupan insan seluruhnya.- Penulis


KANDUNGAN

MUQADDIMAH
- Faktor Perpecahan Kaum Muslimin Dan Kemunduran Tamadun Mereka Hari Ini
- Penyelesaian Bagi Perpecahan Dan Kebinasaan Ini
- Manhaj Perjuangan Pembaharuan Muslim (Reformis) Dalam Melakukan Islah (Reformis)
- Manhaj Islam Al-Imam Al-Banna

MEMAHAMI PRINSIP ISLAM DALAM RISALAH TA'ALIM
- Rukun Bai'ah

RUKUN PERTAMA (FAHAM)

PRINSIP PERTAMA
- Islam Adalah Negara Dan Tanah Air Atau Kerajaan Dan Umat
- Islam Adalah Akhlaq Dan Kekuatan Atau Rahmat Dan Ke'adilan
- Islam Adalah Kebudayaan Dan Undang-Undang Atau Ilmu Dan Kehakiman
- Islam Adalah Material (Madah) Dan Kekayaan Atau Hasil Usaha Dan Kecukupan
- Islam Adalah Jihad Dan Da'wah Atau Tentera Dan Fikrah
- Islam Adalah 'Aqidah Yang Sebenar Dan 'Ibadah Yang Sahih Tanpa Ada Bezanya

PRINSIP KEDUA
- Definisi Hukum Hakam (Ahkam) Islam
- Al-Qur'an Sebagai Hujah
- Sunnah Nabi Yang Suci Sebagai Hujah

PRINSIP KETIGA
- Cahaya Iman Yang Benar
- Suatu Yang Tidak Diterima Sebagai Dalil Syara'

PRINSIP KEEMPAT
- Kemungkaran Yang Wajib Diperangi

PRINSIP KELIMA
- Ijtihad
- Pendirian Kaum Muslimin Pada Soal 'Ibadah Dan Adat

PRINSIP KEENAM
- Terpelihara Dari Kesalahan
- Haram Mengecam Saudara Muslim

PRINSIP KETUJUH
- Mengikut (Ittiba')
- Kewajipan Para Pengikut
- Mencapai Darjat Meneliti

PRINSIP KELAPAN
- Bentuk-Bentuk Perselisihan
- Adab Khilaf

PRINSIP KESEMBILAN
- Mendalami Permasalahan Yang Tidak Mendorong Kepada 'Amal Dan Hukum Hakam Yang Masih Belum Berlaku
- Melibatkan Diri Kepada Makna-Makna Ayat Al-Qur'an Yang Masih Belum Tercapai Oleh 'Ilmu
- Membicarakan Secara Mendalam Kelebihan Para Sahabat Dan Perselisihan Antara Mereka

PRINSIP KESEPULUH
- Kaedah Sebenar Mengenal Allah
- Permasalahan Terpenting Tauhid

PRINSIP KESEBELAS
- Ta'rif Bid'ah
- Pembahagian Bid'ah

PRINSIP KEDUA BELAS
- Hukum Taklif Bagi Bid'ah Dari Sudut 'Aqidah, 'Ibadah Dan Adat
- Hukum Bid'ah Idhafiyyah Dan Bid'ah Tarkiyyah

PRINSIP KETIGA BELAS
- Permasalahan Pertama: Siapa Para Wali Itu?
- Permasalahan Kedua: Apakah Karamah Yang Thabit Ke Atas Mereka Di Segi Syara'?
- Permasalahan Ketiga: Apakah Pendirian Kaum Muslimin Terhadap Para Wali?

PRINSIP KEEMPAT BELAS
- Pensyari'atan Menziarahi Kubur
- 'Amalan Terpenting Yang Diharamkan Terhadap Kubur

PRINSIP KELIMA BELAS
- Do'a
- Tawassul

PRINSIP KEENAM BELAS
- 'Uruf Yang Pincang- Tipudaya Lafaz

PRINSIP KETUJUH BELAS
- 'Aqidah Teras 'Amalan
- 'Amalan: Antara Hati Dan Pancaindera

PRINSIP KELAPAN BELAS
- Islam Membebaskan 'Aqal
- Seruan Merenung Alam Semesta
- Islam Menjulang Status 'Ilmu

PRINSIP KESEMBILAN BELAS
- Tidak Wujud Pertentangan Antara 'Aqal Dan Syara'

PRINSIP KEDUA PULUH
- Hukum Mengkafirkan Saudara Muslim

Harga = RM18.00
Mukasurat = 254
Penulis = Dr. 'Ali 'Abdul Halim Mahmud
Penerbit = Dewan Pustaka Fajar
Al-Imam Al-Banna pengasas jama'ah Ikhwan Muslimin - semoga Allah merahmati beliau - telah mengemukakan risalah ini kepada insan pilihan dari kalangan Ikhwan Muslimin yang telah matang di dalam bidang-bidang 'amal, marhalah da'wahdan di dalam harakah dan tarbiyyah. Mereka telah layak untuk berjihad di jalan Allah untuk mempraktikkan manhaj Islam di dalam kehidupan.

Justeru, beliau menamakan mereka sebagai Ikhwan Mujahidin, kerana apa yang mereka tanggung dari bebanan jihad dengan semua martabat dan jenis-jenisnya demi melaksanakan manhaj ini.Beliau juga menamakan sekali lagi - di dalam risalah yang sama - sebagai "Ikhwan Yang Benar" kerana mereka membenarkan apa yang mereka janjikan kepada Allah. Mereka ditarbiyyah di dalam saf jama'ah.

Mereka ini telah berjanji dan menjunjung bai'ah bahawa mereka akan ber'amal sekadar keupayaan di jalan perlaksanaan manhaj Islam dalam islah. Di samping itu mempercayai bahawa Islam adalah penyelesaian bagi setiap masalah dalam apa jua bidang dari bidang-bidang kehidupan insan seluruhnya.- Penulis


KANDUNGAN

MUQADDIMAH
- Faktor Perpecahan Kaum Muslimin Dan Kemunduran Tamadun Mereka Hari Ini
- Penyelesaian Bagi Perpecahan Dan Kebinasaan Ini
- Manhaj Perjuangan Pembaharuan Muslim (Reformis) Dalam Melakukan Islah (Reformis)
- Manhaj Islam Al-Imam Al-Banna

MEMAHAMI PRINSIP ISLAM DALAM RISALAH TA'ALIM
- Rukun Bai'ah

RUKUN PERTAMA (FAHAM)

PRINSIP PERTAMA
- Islam Adalah Negara Dan Tanah Air Atau Kerajaan Dan Umat
- Islam Adalah Akhlaq Dan Kekuatan Atau Rahmat Dan Ke'adilan
- Islam Adalah Kebudayaan Dan Undang-Undang Atau Ilmu Dan Kehakiman
- Islam Adalah Material (Madah) Dan Kekayaan Atau Hasil Usaha Dan Kecukupan
- Islam Adalah Jihad Dan Da'wah Atau Tentera Dan Fikrah
- Islam Adalah 'Aqidah Yang Sebenar Dan 'Ibadah Yang Sahih Tanpa Ada Bezanya

PRINSIP KEDUA
- Definisi Hukum Hakam (Ahkam) Islam
- Al-Qur'an Sebagai Hujah
- Sunnah Nabi Yang Suci Sebagai Hujah

PRINSIP KETIGA
- Cahaya Iman Yang Benar
- Suatu Yang Tidak Diterima Sebagai Dalil Syara'

PRINSIP KEEMPAT
- Kemungkaran Yang Wajib Diperangi

PRINSIP KELIMA
- Ijtihad
- Pendirian Kaum Muslimin Pada Soal 'Ibadah Dan Adat

PRINSIP KEENAM
- Terpelihara Dari Kesalahan
- Haram Mengecam Saudara Muslim

PRINSIP KETUJUH
- Mengikut (Ittiba')
- Kewajipan Para Pengikut
- Mencapai Darjat Meneliti

PRINSIP KELAPAN
- Bentuk-Bentuk Perselisihan
- Adab Khilaf

PRINSIP KESEMBILAN
- Mendalami Permasalahan Yang Tidak Mendorong Kepada 'Amal Dan Hukum Hakam Yang Masih Belum Berlaku
- Melibatkan Diri Kepada Makna-Makna Ayat Al-Qur'an Yang Masih Belum Tercapai Oleh 'Ilmu
- Membicarakan Secara Mendalam Kelebihan Para Sahabat Dan Perselisihan Antara Mereka

PRINSIP KESEPULUH
- Kaedah Sebenar Mengenal Allah
- Permasalahan Terpenting Tauhid

PRINSIP KESEBELAS
- Ta'rif Bid'ah
- Pembahagian Bid'ah

PRINSIP KEDUA BELAS
- Hukum Taklif Bagi Bid'ah Dari Sudut 'Aqidah, 'Ibadah Dan Adat
- Hukum Bid'ah Idhafiyyah Dan Bid'ah Tarkiyyah

PRINSIP KETIGA BELAS
- Permasalahan Pertama: Siapa Para Wali Itu?
- Permasalahan Kedua: Apakah Karamah Yang Thabit Ke Atas Mereka Di Segi Syara'?
- Permasalahan Ketiga: Apakah Pendirian Kaum Muslimin Terhadap Para Wali?

PRINSIP KEEMPAT BELAS
- Pensyari'atan Menziarahi Kubur
- 'Amalan Terpenting Yang Diharamkan Terhadap Kubur

PRINSIP KELIMA BELAS
- Do'a
- Tawassul

PRINSIP KEENAM BELAS
- 'Uruf Yang Pincang- Tipudaya Lafaz

PRINSIP KETUJUH BELAS
- 'Aqidah Teras 'Amalan
- 'Amalan: Antara Hati Dan Pancaindera

PRINSIP KELAPAN BELAS
- Islam Membebaskan 'Aqal
- Seruan Merenung Alam Semesta
- Islam Menjulang Status 'Ilmu

PRINSIP KESEMBILAN BELAS
- Tidak Wujud Pertentangan Antara 'Aqal Dan Syara'

PRINSIP KEDUA PULUH
- Hukum Mengkafirkan Saudara Muslim

Harga = RM18.00
Mukasurat = 254
Penulis = Dr. 'Ali 'Abdul Halim Mahmud
Penerbit = Dewan Pustaka Fajar
Syarah Usul 20 Al-Imam Hasan Al-Banna (Rukun Faham)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpq7pzoZPIS_5Idz13HF1970518phbTMApOiph0ntt1lZkXQRL0lr4UmwcyFvMqNyJLPBPja2-lmqInb8HmIreINk97oZt6edTO0Uz2dGcF8gyQkEpaEEoU9cr1IhX8Nmtqzkj1yqhFNZs/s72-c/syarahusul20.jpg
View detail
Politik Syar'i (Siyasah Al-Syar'iah) Dalam Membaiki Pemerintah Dan Rakyat

Politik Syar'i (Siyasah Al-Syar'iah) Dalam Membaiki Pemerintah Dan Rakyat

Buku ini telah ditulis oleh Syeikhul Islam Ibn Taimiyyah sebagai risalah yang disampaikan kepada seorang penguasa ketika itu. Sebagaimana yang beliau nayatakan dalam mukadimahnya:

Risalah ini diperlukan oleh seseorang yang wajib diberi nasihat sebagai pemerintah. Di dalamnya terdapat perkara-perkara yang berkaitan dengan kewajipan pemimpin Muslim untuk menyampaikan amanah, memberi hukum secara adildalam perkara hudud dan hak asasi.”

Dengan demikian risalah ini mencakupi keterangan-keterangan penting mengenai asas-asas politik yang adil serta pemerintahan yang baik dan diredai Allah Taala yang perlu dilaksanakan oleh setiap pemerintah. Betapa indah sekiranya para pemimpin ketika ini melaksanakan tuntunannya, menjalankan amanah yang dibebankan di atas bahu mereka, menjadikan syariat Allah Taala sebagai obor petunjuk yang meneranginya dan meninggalkan undang-undang moden.

Sehingga Allah mengukuhkan kedudukannya di dunia dan akhirat dan tidak ditukarkan keadaannya di akhirat kelak kepada kehinaan dan penyesalan sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah s.a.w kepada Abu Dzar dalam sebuah hadis sahih: “Sesungguhnya ia (kekuasaan) adalah amanah dan sesungguhnya ia pada hari akhirat merupakan kehinaan dan penyesalan kecuali bagi para pemimpin yang mencapainya dengan kebenaran dan menjalankan segala kewajipannya.”

Jika diperhatikan dengan saksama, keadaan masyarakat muslim semasa jauh lebih teruk daripada zaman jahiliyah dahulu dan tidak ada jalan untuk merubah keadaan ini kecuali dengan menapaki jejak Nabi s.a.w dalam membina masyarakat muslim melalui fasa-fasa yang anda lalui di Makkah dan Madinah. Umat Islam semasa tidak akan berjaya kecuali melalui jalan kejayaan generasi pertama, pemikiran masyarakat muslim mesti dibersihkan daripada kemusyrikan, kesesatan dan kecelaruan.

Hal ini sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah s.a.w dalam komuniti Makkah selama tiga belas tahun sehingga ajaran tauhid dapat terpancang di dalam jiwa para sahabat. Mereka mampu membebaskan diri dari kongkongan penyelewengan dan kebatilan yang telah lama mereka amalkan.


Bahagian Pertama – Menyampaikan Amanah

Bab 1 – Mengenai Kekuasaan
Fasal 1 – Melantik Orang Yang Paling Bijak
Fasal 2 – Memilih Orang Yang Sepadan
Fasal 3 – Sifat Amanah Dan Kuat Jarang Berhimpun Pada Seseorang
Fasal 4 – Mengetahui Yang Paling Baik Dan Cara Menyempurnakannya

Bab 2 – Masalah Harta
Fasal 1 – Perkara Yang Termasuk Dalam Harta
Fasal 2 – Harta Kerajaan Rampasan Perang (Ghanimah)
Fasal 3 – Harta Kerajaan Sedekah (Zakat)
Fasal 4 – Harta Kerajaan Fai
Fasal 5 – Kezaliman Yang Timbul Daripada Kerajaan Dan Rakyat
Fasal 6 – Perbelanjaan Harta Kerajaan

Bahagian Kedua – Hudud Dan Hukum-Hukumnya

Bab 1 – Hudud Dan Hukuam Allah
Fasal 1 – Contoh Hudud Dan Hukumnya
Fasal 2 – Hukuman Bagi Perusuh Dan Penyamun
Fasal 3 – Kewajipan Masyarakat Muslim Apabila Sultan Berusaha Menangkap Penyamun Yang Melawan
Fasal 4 – Hukum Mencuri
Fasal 5 – Hukum Zina
Fasal 6 – Hukum Minum Arak Dan Qazaf
Fasal 7 – Perbuatan Maksiat Yang Tidak Mempunyai Hukuman Tertentu Dan Keterangan Sebat Menurut Syariat
Fasal 8 – Jihad Melawan Kaum Kafir... Peperangan Besar

Bab 2 – Hudud Dan Hak-Hak Manusia Tertentu
Fasal 1 – Jiwa
Fasal 2 – Luka
Fasal 3 – Kehormatan
Fasal 4 – Dakwaan Dusta
Fasal 5 – Hubungan Seks
Fasal 6 – Harta
Fasal 7 – Mesyuarat
Fasal 8 – Kewajipan Memiliki Kepimpinan
Harga = RM20.00
Mukasurat = 204
Penulis = Syeikhul Islam Ibn Taimiyyah al-Harrani
Penterjemah = Hamid Fahmi & Asep Sobari
Penerbit = iBook Publication Sdn Bhd
Buku ini telah ditulis oleh Syeikhul Islam Ibn Taimiyyah sebagai risalah yang disampaikan kepada seorang penguasa ketika itu. Sebagaimana yang beliau nayatakan dalam mukadimahnya:

Risalah ini diperlukan oleh seseorang yang wajib diberi nasihat sebagai pemerintah. Di dalamnya terdapat perkara-perkara yang berkaitan dengan kewajipan pemimpin Muslim untuk menyampaikan amanah, memberi hukum secara adildalam perkara hudud dan hak asasi.”

Dengan demikian risalah ini mencakupi keterangan-keterangan penting mengenai asas-asas politik yang adil serta pemerintahan yang baik dan diredai Allah Taala yang perlu dilaksanakan oleh setiap pemerintah. Betapa indah sekiranya para pemimpin ketika ini melaksanakan tuntunannya, menjalankan amanah yang dibebankan di atas bahu mereka, menjadikan syariat Allah Taala sebagai obor petunjuk yang meneranginya dan meninggalkan undang-undang moden.

Sehingga Allah mengukuhkan kedudukannya di dunia dan akhirat dan tidak ditukarkan keadaannya di akhirat kelak kepada kehinaan dan penyesalan sebagaimana yang disampaikan oleh Rasulullah s.a.w kepada Abu Dzar dalam sebuah hadis sahih: “Sesungguhnya ia (kekuasaan) adalah amanah dan sesungguhnya ia pada hari akhirat merupakan kehinaan dan penyesalan kecuali bagi para pemimpin yang mencapainya dengan kebenaran dan menjalankan segala kewajipannya.”

Jika diperhatikan dengan saksama, keadaan masyarakat muslim semasa jauh lebih teruk daripada zaman jahiliyah dahulu dan tidak ada jalan untuk merubah keadaan ini kecuali dengan menapaki jejak Nabi s.a.w dalam membina masyarakat muslim melalui fasa-fasa yang anda lalui di Makkah dan Madinah. Umat Islam semasa tidak akan berjaya kecuali melalui jalan kejayaan generasi pertama, pemikiran masyarakat muslim mesti dibersihkan daripada kemusyrikan, kesesatan dan kecelaruan.

Hal ini sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah s.a.w dalam komuniti Makkah selama tiga belas tahun sehingga ajaran tauhid dapat terpancang di dalam jiwa para sahabat. Mereka mampu membebaskan diri dari kongkongan penyelewengan dan kebatilan yang telah lama mereka amalkan.


Bahagian Pertama – Menyampaikan Amanah

Bab 1 – Mengenai Kekuasaan
Fasal 1 – Melantik Orang Yang Paling Bijak
Fasal 2 – Memilih Orang Yang Sepadan
Fasal 3 – Sifat Amanah Dan Kuat Jarang Berhimpun Pada Seseorang
Fasal 4 – Mengetahui Yang Paling Baik Dan Cara Menyempurnakannya

Bab 2 – Masalah Harta
Fasal 1 – Perkara Yang Termasuk Dalam Harta
Fasal 2 – Harta Kerajaan Rampasan Perang (Ghanimah)
Fasal 3 – Harta Kerajaan Sedekah (Zakat)
Fasal 4 – Harta Kerajaan Fai
Fasal 5 – Kezaliman Yang Timbul Daripada Kerajaan Dan Rakyat
Fasal 6 – Perbelanjaan Harta Kerajaan

Bahagian Kedua – Hudud Dan Hukum-Hukumnya

Bab 1 – Hudud Dan Hukuam Allah
Fasal 1 – Contoh Hudud Dan Hukumnya
Fasal 2 – Hukuman Bagi Perusuh Dan Penyamun
Fasal 3 – Kewajipan Masyarakat Muslim Apabila Sultan Berusaha Menangkap Penyamun Yang Melawan
Fasal 4 – Hukum Mencuri
Fasal 5 – Hukum Zina
Fasal 6 – Hukum Minum Arak Dan Qazaf
Fasal 7 – Perbuatan Maksiat Yang Tidak Mempunyai Hukuman Tertentu Dan Keterangan Sebat Menurut Syariat
Fasal 8 – Jihad Melawan Kaum Kafir... Peperangan Besar

Bab 2 – Hudud Dan Hak-Hak Manusia Tertentu
Fasal 1 – Jiwa
Fasal 2 – Luka
Fasal 3 – Kehormatan
Fasal 4 – Dakwaan Dusta
Fasal 5 – Hubungan Seks
Fasal 6 – Harta
Fasal 7 – Mesyuarat
Fasal 8 – Kewajipan Memiliki Kepimpinan
Harga = RM20.00
Mukasurat = 204
Penulis = Syeikhul Islam Ibn Taimiyyah al-Harrani
Penterjemah = Hamid Fahmi & Asep Sobari
Penerbit = iBook Publication Sdn Bhd
Politik Syar'i (Siyasah Al-Syar'iah) Dalam Membaiki Pemerintah Dan Rakyat
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhJbdmnDawavri2e7ApRsztq4q35b2LSP1K5I7G0NttnnGTqh5xmUrWQB5_-RROyxocAvWXK68JEAh6YicrC6W-YcqxnsffXzA0M9hVsqk_sEls7UeJrKAGLjXtwf6g9hTH0Gidyyn7lJ2W/s72-c/politiksyar'i.jpg
View detail
Fiqh Siasah Menurut Imam Syahid Hassan al-Banna

Fiqh Siasah Menurut Imam Syahid Hassan al-Banna

Sinopsis buku ini menerangkan kajian tentang warisan yang dtinggalkan oleh Imam Hassan al-Banna wajar diberi perhatian terutamanya Fiqh Siasah beliau. Beliau merupakan mujaddid (reformis) kurun ke-20. Beliau amat bimbangkan tentang permasalahan dunia Islam serta keadaan umat Islam terutamanya konspirasi ke atas negara-negara Islam.

Dakwah yang dibawa oleh Imam Hassan al-Banna adalah dakwah Islam yang komitmen dengan Islam dari segi akidah, syariat dan peraturan hidup. Beliau telah berusaha menerangkannya dari pelbagai aspek sama ada siasah, dakwah, gerakan (harakah), penyusunan (tanzim) atau pun ekonomi (iktisad).

Imam Hassan al-Banna amat faham tentang kebenaran, beliau ialah ahli siasah (politik) yang mahir, berpengalaman, pintar dan berkebolehan. Perkara ini diakui oleh Tantawi Jauhari yang berkata, “Pada pandanganku Imam Hassan al-Banna adalah lebih hebat daripada Jamaluddin al-Afghani dan Muhammad Abduh. Beliau adalah contoh gabungan ketakwaan dan kepintaran siasah yang menakjubkan. Beliau berhati Saidina Ali dan berakalkan Muawiyah. Aku melihat pada beliau sifat-sifat pemimpin yang telah kehilangan dari dunia Islam.
Kandungan

Pandangan Terhadap Imam Hassan Al-Banna
Mukadimah
Bhg 1 – Maksud Fiqh Siasah
Bhg 2 – Kebolehan Imam Hasan Al-Banna Dalam Bidang Fiqh Dan Siasah
Bhg 3 – Sumber Fiqh Imam Hasan Al-Banna
Bhg 4 – Islam Dan Siasah
Bhg 5 – Islam Dan Penjajahan Barat
Bhg 6 – Ikhwan Muslimin Dan Siasah
Bhg 7 – Tuntutan Siasah
Bhg 8 – Kerajaan Islam
Bhg 9 – Peringkat Dalam Perubahan
Bhg 10 – Suasana Perubahan Dan Pelaksanaan Hukum Syarak
Bhg 11 – Fiqh Imam Hassan Al-Banna Tentang Pencegahan Kemungkaran Dengan Tangan Dan Suasananya
Bhg 12 – Pendirian Imam Hassan Al-Banna Terhadap Undang-Undang Ciptaan Manusia Dan Mahkamahnya
Bhg 13 – Ketua Negara
Bhg 14 – Ketua Negara Dan Pembahagian Kuasanya Kepada Orang Lain
Bhg 15 - Khilafah
Bhg 16 – Bentuk Negara Dalam Islam
Bhg 17 – Perlembagaan Ikhwan Muslimin
Bhg 18 – Ahli Al-Halli Wal 'Aqdi
Bhg 19 – Sistem Pilihanraya
Bhg 20 – Wanita Dan Siasah
Bhg 21 – Minoriti Non-Muslim Di Dalam Negara Islam
Bhg 22 – Bekerjasama Dengan Non-Muslim
Bhg 23 – Kesedaran Siasah Menunjukkan Kefahaman Siasah
Bhg 24 – Fiqh Siasah Yang Terdapat Di Dalam Wasiat Imam Hassan Al-Banna
Bhg 25 – Ketaatan Di Dalam Fiqh Siasah Imam Hassan Al-Banna
Bhg 26 – Kajian Siasah Tentang Pembentukan Daulah Islam, Sebab-Sebab Penyelewengan Dan Cara Bekerja Untuk Menegakkannya
Bhg 27 – Pendirian Hassan Al-Banna Terhadap Barat Yang Menceroboh
Bhg 28 – Pendirian Hassan Al-Banna Terhadap Kemerdekaan Pemberian British Kepada Mesir
Bhg 29 – Pendirian Hassan Al-Banna Terhadap Parti Politik Di Mesir
Bhg 30 – Kesatuan Arab Dan Umat Islam
Bhg 31 – Konsep Siasah Islam
Bhg 32 – Patriotik
Bhg 33 – Patriotik Kepartian
Bhg 34 – Patriotik Menurut Fiqh Siasah Islam
Bhg 35 – Menubuhkan Pasukan Khas
Bhg 36 – Penyertaan Imam Hassan Al-Banna Di Dalam Episod Politik
Bhg 37 – Muktamar-Muktamar Siasah
Bhg 38 – Mogok Dan Demonstrasi
Bhg 39 – Aktiviti-Aktiviti Politik Yang Lain
Bhg 40 – Isu Palestin
Bhg 41 – Peperangan Terhadap Yahudi
Bhg 42 – Teguran Hassan Al-Banna Terhadap Peperengan Antara Arab Dan Yahudi Di Palestin
Harga = RM11.00
Mukasurat = 205
Penulis = Dr. Muhammad Abdul Qadir Abu Faris
Penterjemah = Mohammad Zaini Yahaya
Penerbit = Pustaka Syuhada
Sinopsis buku ini menerangkan kajian tentang warisan yang dtinggalkan oleh Imam Hassan al-Banna wajar diberi perhatian terutamanya Fiqh Siasah beliau. Beliau merupakan mujaddid (reformis) kurun ke-20. Beliau amat bimbangkan tentang permasalahan dunia Islam serta keadaan umat Islam terutamanya konspirasi ke atas negara-negara Islam.

Dakwah yang dibawa oleh Imam Hassan al-Banna adalah dakwah Islam yang komitmen dengan Islam dari segi akidah, syariat dan peraturan hidup. Beliau telah berusaha menerangkannya dari pelbagai aspek sama ada siasah, dakwah, gerakan (harakah), penyusunan (tanzim) atau pun ekonomi (iktisad).

Imam Hassan al-Banna amat faham tentang kebenaran, beliau ialah ahli siasah (politik) yang mahir, berpengalaman, pintar dan berkebolehan. Perkara ini diakui oleh Tantawi Jauhari yang berkata, “Pada pandanganku Imam Hassan al-Banna adalah lebih hebat daripada Jamaluddin al-Afghani dan Muhammad Abduh. Beliau adalah contoh gabungan ketakwaan dan kepintaran siasah yang menakjubkan. Beliau berhati Saidina Ali dan berakalkan Muawiyah. Aku melihat pada beliau sifat-sifat pemimpin yang telah kehilangan dari dunia Islam.
Kandungan

Pandangan Terhadap Imam Hassan Al-Banna
Mukadimah
Bhg 1 – Maksud Fiqh Siasah
Bhg 2 – Kebolehan Imam Hasan Al-Banna Dalam Bidang Fiqh Dan Siasah
Bhg 3 – Sumber Fiqh Imam Hasan Al-Banna
Bhg 4 – Islam Dan Siasah
Bhg 5 – Islam Dan Penjajahan Barat
Bhg 6 – Ikhwan Muslimin Dan Siasah
Bhg 7 – Tuntutan Siasah
Bhg 8 – Kerajaan Islam
Bhg 9 – Peringkat Dalam Perubahan
Bhg 10 – Suasana Perubahan Dan Pelaksanaan Hukum Syarak
Bhg 11 – Fiqh Imam Hassan Al-Banna Tentang Pencegahan Kemungkaran Dengan Tangan Dan Suasananya
Bhg 12 – Pendirian Imam Hassan Al-Banna Terhadap Undang-Undang Ciptaan Manusia Dan Mahkamahnya
Bhg 13 – Ketua Negara
Bhg 14 – Ketua Negara Dan Pembahagian Kuasanya Kepada Orang Lain
Bhg 15 - Khilafah
Bhg 16 – Bentuk Negara Dalam Islam
Bhg 17 – Perlembagaan Ikhwan Muslimin
Bhg 18 – Ahli Al-Halli Wal 'Aqdi
Bhg 19 – Sistem Pilihanraya
Bhg 20 – Wanita Dan Siasah
Bhg 21 – Minoriti Non-Muslim Di Dalam Negara Islam
Bhg 22 – Bekerjasama Dengan Non-Muslim
Bhg 23 – Kesedaran Siasah Menunjukkan Kefahaman Siasah
Bhg 24 – Fiqh Siasah Yang Terdapat Di Dalam Wasiat Imam Hassan Al-Banna
Bhg 25 – Ketaatan Di Dalam Fiqh Siasah Imam Hassan Al-Banna
Bhg 26 – Kajian Siasah Tentang Pembentukan Daulah Islam, Sebab-Sebab Penyelewengan Dan Cara Bekerja Untuk Menegakkannya
Bhg 27 – Pendirian Hassan Al-Banna Terhadap Barat Yang Menceroboh
Bhg 28 – Pendirian Hassan Al-Banna Terhadap Kemerdekaan Pemberian British Kepada Mesir
Bhg 29 – Pendirian Hassan Al-Banna Terhadap Parti Politik Di Mesir
Bhg 30 – Kesatuan Arab Dan Umat Islam
Bhg 31 – Konsep Siasah Islam
Bhg 32 – Patriotik
Bhg 33 – Patriotik Kepartian
Bhg 34 – Patriotik Menurut Fiqh Siasah Islam
Bhg 35 – Menubuhkan Pasukan Khas
Bhg 36 – Penyertaan Imam Hassan Al-Banna Di Dalam Episod Politik
Bhg 37 – Muktamar-Muktamar Siasah
Bhg 38 – Mogok Dan Demonstrasi
Bhg 39 – Aktiviti-Aktiviti Politik Yang Lain
Bhg 40 – Isu Palestin
Bhg 41 – Peperangan Terhadap Yahudi
Bhg 42 – Teguran Hassan Al-Banna Terhadap Peperengan Antara Arab Dan Yahudi Di Palestin
Harga = RM11.00
Mukasurat = 205
Penulis = Dr. Muhammad Abdul Qadir Abu Faris
Penterjemah = Mohammad Zaini Yahaya
Penerbit = Pustaka Syuhada
Fiqh Siasah Menurut Imam Syahid Hassan al-Banna
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiu7QHXDdEx9nhBIG6ROx7zp5kXXrL1n9dP5xhlnN7e6yGXIgYWtMfv5zNvjpACqqdN1VhUrPYIi2_G1qRFQCp4RZYJlJCkMdn2cP1cnUo7f-ujQTedP-Jvn70VlVWy6mucDjBs-kETUczc/s72-c/fiqhsiasah.jpg
View detail
Biografi Tokoh Orientalis Menurut Kitab al-A’lam al-Zarikli

Biografi Tokoh Orientalis Menurut Kitab al-A’lam al-Zarikli

Orientalis ialah tokoh-tokoh dunia Barat yang mengkaji tentang dunia Timur meliputi peradaban, politik, ekonomi, kesenian, keagamaan dan pelbagai lagi.
Buku ini memberi tumpuan khas kepada biografi para Orientalis yang mengkaji tentang ilmu-ilmu agama Islam.

Terdapat dua matlamat utama penulis menyusun buku ini:

Pertama: Memberi kesedaran kepada umat Islam akan kerajinan orang-orang Barat mengkaji ilmu-ilmu Islam sehingga patut dijadikan sumber teladan bagi kita semua.

Kedua: Memberi pengenalan kepada umat Islam terhadap beberapa tokoh orientalis yang sedia diketahui memiliki niat jahat menyelewengkan ilmu-ilmu Islam daripada yang sumber asal.
Terdapat lebih 100 orang tokoh orientalis telah dikumpulkan di dalam buku ini. Buku kedua masih lagi belum menyusul berkaitan dengan bidang ini. Sebaliknya dalam hujung tahun ini, penulis akan menyiapkan sebuah buku berasaskan kajian orientalis yang lebih terperinci. Insya Allah.
Harga jualan : RM 11.00
Penulis : Mohd Fikri bin Che Hussain
Halaman: 132
Penerbit: Jahabersa
Orientalis ialah tokoh-tokoh dunia Barat yang mengkaji tentang dunia Timur meliputi peradaban, politik, ekonomi, kesenian, keagamaan dan pelbagai lagi.
Buku ini memberi tumpuan khas kepada biografi para Orientalis yang mengkaji tentang ilmu-ilmu agama Islam.

Terdapat dua matlamat utama penulis menyusun buku ini:

Pertama: Memberi kesedaran kepada umat Islam akan kerajinan orang-orang Barat mengkaji ilmu-ilmu Islam sehingga patut dijadikan sumber teladan bagi kita semua.

Kedua: Memberi pengenalan kepada umat Islam terhadap beberapa tokoh orientalis yang sedia diketahui memiliki niat jahat menyelewengkan ilmu-ilmu Islam daripada yang sumber asal.
Terdapat lebih 100 orang tokoh orientalis telah dikumpulkan di dalam buku ini. Buku kedua masih lagi belum menyusul berkaitan dengan bidang ini. Sebaliknya dalam hujung tahun ini, penulis akan menyiapkan sebuah buku berasaskan kajian orientalis yang lebih terperinci. Insya Allah.
Harga jualan : RM 11.00
Penulis : Mohd Fikri bin Che Hussain
Halaman: 132
Penerbit: Jahabersa
Biografi Tokoh Orientalis Menurut Kitab al-A’lam al-Zarikli
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh20QVgsvS_pdOO5iZMcF3yuJGBKtXp2PuvANQ_sEIFofeoZpa0F1jPPVIjwCLaxs-4wgSzr-rViYmintog7HdIHILE-vC5DI0_erd5PJgx0gZRVCEevlMJr4dinP9Ul1GAS7mCHHQ_t7N3/s72-c/PJ-1296L.jpg
View detail
Keadilan Para Sahabat Di Sisi Ahl al-sunnah wa al-Jama'ah

Keadilan Para Sahabat Di Sisi Ahl al-sunnah wa al-Jama'ah


Para sahabat adalah generasi pilihan Rasulullah SAW yang diiktiraf, diredhai dan dipuji oleh Allah s.w.t. Mereka semua memiliki sifat yang adil dalam rangka menyampaikan risalah Islam ini kepada generasi seterusnya selepas kewafatan Rasulullah SAW. Sayang sekali sifat adil ini ditolak oleh sebahagian orang Islam.

Bukan sekadar itu, mereka juga mencela dan mengkritik para sahabat tersebut secara negatif. Buku ini insya-Allah akan membuktikan pengiktirafan, keredhaan dan pujian Allah Taala kepada generasi sahabat. Ia juga akan membela keadilan para sahabat daripada penolakan, celaan dan kritikan.

Pembuktian dan pembelaan ini adalah penting dalam rangka membersihkan nama satu generasi istimewa yang telah bertanggungjawab menyampaikan kepada kita risalah Islam sebagaimana yang kita hayati kini.
Harga jualan : RM 15.00
Penulis : Mohd Fikri bin Che Hussain
Halaman: 189
Penerbit: Jahabersa

Para sahabat adalah generasi pilihan Rasulullah SAW yang diiktiraf, diredhai dan dipuji oleh Allah s.w.t. Mereka semua memiliki sifat yang adil dalam rangka menyampaikan risalah Islam ini kepada generasi seterusnya selepas kewafatan Rasulullah SAW. Sayang sekali sifat adil ini ditolak oleh sebahagian orang Islam.

Bukan sekadar itu, mereka juga mencela dan mengkritik para sahabat tersebut secara negatif. Buku ini insya-Allah akan membuktikan pengiktirafan, keredhaan dan pujian Allah Taala kepada generasi sahabat. Ia juga akan membela keadilan para sahabat daripada penolakan, celaan dan kritikan.

Pembuktian dan pembelaan ini adalah penting dalam rangka membersihkan nama satu generasi istimewa yang telah bertanggungjawab menyampaikan kepada kita risalah Islam sebagaimana yang kita hayati kini.
Harga jualan : RM 15.00
Penulis : Mohd Fikri bin Che Hussain
Halaman: 189
Penerbit: Jahabersa
Keadilan Para Sahabat Di Sisi Ahl al-sunnah wa al-Jama'ah
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh8PTcT0K945TcF5mf2iVWx-3TNtbi0aWcInjcn7soJXemnr0_p7eoz2KHv4mrcpwDJ_rMJ6exKROvAd0k-5v3NB_WeYJvdgmfvYAme5yD1mme7h5RhAliUlUmgYfSxXLysR5MUOmojs_sq/s72-c/PJ-1459L.jpg
View detail
Sejarah Agama Yahudi & Kitab Perjanjian Lama

Sejarah Agama Yahudi & Kitab Perjanjian Lama

Buku ini mengupas secara ringkas sejarah perkembangan agama Yahudi dan Kitab Perjanjian Lama yang mereka anuti selain Kitab Talmud dan juga Cabala. Kekejaman kaum Yahudi berpandukan ajaran Taurat dan Talmud serta kitab rahsia Cabala kian menjadi-jadi terhadap Muslim Palestin, bermatlamatkan pendudukan semula di ‘bumi yang dijanjikan Tuhan’ dan mereka sedaya upaya merealisasikannya.

Faktor penulisan buku ini bertujuan mendedahkan misi sulit ‘penjajahan’ semula bangsa Yahudi ke atas bumi Palestin sejak tahun 1948 hingga kini, secara tidak langsung. Usaha yang sedikit ini, Insya Allah akan dapat membantu pelbagai pihak sama ada para pelajar dan juga para pengkaji untuk mengenali lebih dekat lagi perihal bangsa Yahudi dan anutan sebenar mereka selama ini.

Para ulama silam telah mengupas topik ini di dalam hasil karya mereka yang masih digunakan sebagai rujukan dalam topik kajian perbandingan agama hingga ke hari ini.

Harga jualan : RM 15.00
Penulis : Mohd Fikri bin Che Hussain
Halaman: 149
Penerbit: Jahabersa
Buku ini mengupas secara ringkas sejarah perkembangan agama Yahudi dan Kitab Perjanjian Lama yang mereka anuti selain Kitab Talmud dan juga Cabala. Kekejaman kaum Yahudi berpandukan ajaran Taurat dan Talmud serta kitab rahsia Cabala kian menjadi-jadi terhadap Muslim Palestin, bermatlamatkan pendudukan semula di ‘bumi yang dijanjikan Tuhan’ dan mereka sedaya upaya merealisasikannya.

Faktor penulisan buku ini bertujuan mendedahkan misi sulit ‘penjajahan’ semula bangsa Yahudi ke atas bumi Palestin sejak tahun 1948 hingga kini, secara tidak langsung. Usaha yang sedikit ini, Insya Allah akan dapat membantu pelbagai pihak sama ada para pelajar dan juga para pengkaji untuk mengenali lebih dekat lagi perihal bangsa Yahudi dan anutan sebenar mereka selama ini.

Para ulama silam telah mengupas topik ini di dalam hasil karya mereka yang masih digunakan sebagai rujukan dalam topik kajian perbandingan agama hingga ke hari ini.

Harga jualan : RM 15.00
Penulis : Mohd Fikri bin Che Hussain
Halaman: 149
Penerbit: Jahabersa
Sejarah Agama Yahudi & Kitab Perjanjian Lama
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvEqc86JjLArJe-IG6MA71KqZaBkVRSv1JtcAX9O8pIYcOs3ueeoCOlPtpSCBoihyIwOeR1Hc2sbwLBOez27L7hEDEF8BavGl34KEImGWCdrkPtppHxCNhU4rFm3jUOxgZ-ArUfCH0Dt8k/s72-c/PJ-1470L.jpg
View detail
Leo Africanus - Leo Africanus – Pengembara Muslim Yang Belum Dikenali Ramai

Leo Africanus - Leo Africanus – Pengembara Muslim Yang Belum Dikenali Ramai

Buku ini mengupas secara ringkas sejarah seorang pengembara Arab Muslim yang berjuang bersendirian di Eropah suatu ketika dahulu. Tokoh ini tidak dikenali oleh umum masyarakat muslim di sebelah timur, apatah lagi oleh rakyat Malaysia di nusantara ini.

Penulis ingin menceritakan betapa seorang pengembara Islam yang ditawan di Vatican selama berbelas tahun dan menghasilkan karya berkaitan geografi dunia Islam boleh dilupai begitu sahaja. Sedangkan, bukunya dijadikan rujukan utama di barat sepanjang 6 abad.
Malangnya, umat Islam di nusantara tidak mengenali beliau.
Kepayahan beliau mempertahankan akidahnya di dalam kawasan musuh selepas kejatuhan Islam di Andalusia - Sepanyol cukup memeritkan. Beliau sendiri terpaksa mengorbankan akidahnya dengan menjadi ‘murtad’ ketika berada di bawah pengawasan para Kardinal di Itali.

Anda seharusnya memiliki buku ini untuk melihat sedikit gambaran ketokohan sarjana Islam yang dikagumi oleh Dr. Pekka Masonen yang merupakan pensyarah di Jabatan Sejarah, Universiti Tampere di Finland. Leo Africanus ini cukup terkenal di Barat, hinggakan William Shakespeare sendiri melakarkan satu kisah yang berjudul Othello, the Moor of Venice berasaskan kisah ini. Walaupun ada sebilangan sasterawan lain yang merujuk kepada cerita yang diadaptasikan dari satu penulisan Itali berjudul Un Capitano Moro (A Moorish Captain) oleh Cinthio atau nama sebenarnya Giovanni Battista Giraldi (1504-1573).

Penulis sendiri menghubungi Dr. Pekka Masonen secara peribadi melalui emel bagi mendapatkan beberapa dokumen dalam menghasilkan terjemahan buku berkaitan biografi tokoh Islam ini. Pada asalnya terjemahan buku ini adalah sekadar ‘suka-suka’ dalam usaha penulis untuk mempelajari bahasa Inggeris, tetapi hasilnya cukup memberi manfaat baik kepada diri dan dapat dikongsikan bersama. Insya Allah.

Harga jualan : RM 11.00
Penulis : Dr. Pekka Masonen
Penterjemah : Mohd Fikri bin Che Hussain (tuan kedai)
Muka surat: 125 halaman
Penerbit: Jahabersa
Buku ini mengupas secara ringkas sejarah seorang pengembara Arab Muslim yang berjuang bersendirian di Eropah suatu ketika dahulu. Tokoh ini tidak dikenali oleh umum masyarakat muslim di sebelah timur, apatah lagi oleh rakyat Malaysia di nusantara ini.

Penulis ingin menceritakan betapa seorang pengembara Islam yang ditawan di Vatican selama berbelas tahun dan menghasilkan karya berkaitan geografi dunia Islam boleh dilupai begitu sahaja. Sedangkan, bukunya dijadikan rujukan utama di barat sepanjang 6 abad.
Malangnya, umat Islam di nusantara tidak mengenali beliau.
Kepayahan beliau mempertahankan akidahnya di dalam kawasan musuh selepas kejatuhan Islam di Andalusia - Sepanyol cukup memeritkan. Beliau sendiri terpaksa mengorbankan akidahnya dengan menjadi ‘murtad’ ketika berada di bawah pengawasan para Kardinal di Itali.

Anda seharusnya memiliki buku ini untuk melihat sedikit gambaran ketokohan sarjana Islam yang dikagumi oleh Dr. Pekka Masonen yang merupakan pensyarah di Jabatan Sejarah, Universiti Tampere di Finland. Leo Africanus ini cukup terkenal di Barat, hinggakan William Shakespeare sendiri melakarkan satu kisah yang berjudul Othello, the Moor of Venice berasaskan kisah ini. Walaupun ada sebilangan sasterawan lain yang merujuk kepada cerita yang diadaptasikan dari satu penulisan Itali berjudul Un Capitano Moro (A Moorish Captain) oleh Cinthio atau nama sebenarnya Giovanni Battista Giraldi (1504-1573).

Penulis sendiri menghubungi Dr. Pekka Masonen secara peribadi melalui emel bagi mendapatkan beberapa dokumen dalam menghasilkan terjemahan buku berkaitan biografi tokoh Islam ini. Pada asalnya terjemahan buku ini adalah sekadar ‘suka-suka’ dalam usaha penulis untuk mempelajari bahasa Inggeris, tetapi hasilnya cukup memberi manfaat baik kepada diri dan dapat dikongsikan bersama. Insya Allah.

Harga jualan : RM 11.00
Penulis : Dr. Pekka Masonen
Penterjemah : Mohd Fikri bin Che Hussain (tuan kedai)
Muka surat: 125 halaman
Penerbit: Jahabersa
Leo Africanus - Leo Africanus – Pengembara Muslim Yang Belum Dikenali Ramai
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjskFPRm91IfyvW1WIMLEjanmcAWklmksWCaZkevJsYcFrsOIMTRlHHSQif9QPmBc3SqICgXCog8SiJHkfGiYkPlRG90VYWM4xXqPICA95IVOoZyGM_NAgAWLqJ0olq4kdn9L3plXssON7-/s72-c/PJ-1371L.jpg
View detail
Cercaan Kepada Sahabat Nabi - Apa Reaksi Kita?

Cercaan Kepada Sahabat Nabi - Apa Reaksi Kita?

Buku Cercaan Kepada Sahabat Nabi - Apa Reaksi Kita? merupakan sebuah buku yang diolah semula dari beberapa fakta berkaitan dengan buku saya yang terdahulu iaitu Buku Keadilan Sahabat di Sisi Ahl al-Sunnah wa al-Jamaah (2005). Apa yang boleh saya coretkan daripada mukadimah buku ini seperti berikut:

Para sahabat ridhwanullah ‘alaihim adalah golongan yang terawal bertemu dan dididik oleh Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam. Merekalah yang berperanan dalam memelihara, meriwayat, memindah, menyebar dan menyampaikan risalah Nubuwwah ini kepada generasi selepas mereka hingga masa kini. Manhaj inilah yang direntasi oleh ulama muslimin di setiap masa dan ketika, membenarkan sabda Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam.

Amanah dan tanggungjawab yang berat ini dipikul oleh para sahabat dalam kepelbagaian aspek yang menunjukkan penekanan dan pemeliharaan mereka yang begitu tinggi terhadap al-Sunnah. Kewujudan sebilangan manusia yang cuba meremehkan peranan dan tanggungjawab para sahabat ridhwanullah ‘alaihim membuatkan buku ini ditulis. Walaupun bilangan mereka hanya segelintir dan seolah-olah tidak dirasai kewujudan di Malaysia. Sebenarnya, pengaruh mereka begitu kuat sejak zaman berzaman.

Bukan sedikit bilangan mereka yang terpengaruh dengan dakyah kelompok yang menghina sahabat Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam seperti Khulafa` al-Rasyidin, Ummahat al-Mukminin, Abu Hurairah, Mu’awiyah dan lain-lainnya. Begitu juga dalam permasalahan Fitnah al-Kubra, masih ramai yang menganggap bahawa keadaan itulah yang memulakan konflik percakaran sesama umat Islam hingga kini.

Penilaian ini sebaiknya kita soroti dengan dada yang lapang dan tidak begitu fanatik dalam mengambil setiap pendapat. Masih banyak buku dan majalah yang perlu diberikan saringan pada setiap penulisan yang ditulis oleh mereka yang hanya berlandaskan emosi dalam berhujah. Malahan, apabila mereka menceritakan para sahabat, sanggup mereka mencerca dan meremehkan kedudukan para sahabat ini secara terang-terangan.

Apa yang perlu diketahui oleh kita yang mengaku beriman dengan Allah dan RasulNya adalah disebalik cercaan dan kritikan mereka terhadap para sahabat ini ternyata terselindung satu konspirasi jahat iaitu mencela Nabi sallallahu ‘alaihi wa sallam, menggugurkan kehujahan al-Quran dan al-Sunnah sekaligus menggoyahkan keimanan umat terhadap agama Islam.

Kesimpulannya, mari kita perhatikan komentar al-Imam Malik bin Anas rahimahullah yang mengungkapkan: “Mereka itu adalah suatu kaum yang sebenarnya mempunyai misi tersendiri untuk mencela Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam namun ternyata tidak mampu berbuat demikian. Akhirnya, mereka mencela para sahabat baginda agar orang ramai berpendapat bahawa baginda adalah orang yang hina, seandainya baginda memang orang yang baik, sudah pasti para sahabatnya adalah orang-orang baik juga.”

Penjelasan dan huraian ini walaupun begitu ringkas tetapi amat padat dan penuh dengan makna yang tersirat jika difikirkan semula. Inilah kalimah bernas daripada al-Imam Malik dalam mempertahankan institusi para sahabat dari terus diceroboh dan kerap pula kehebatan mereka disanggah oleh manusia ‘kerdil’ dan hina, jika direnung dengan saksama.

Kandungan

Kritikan serta cacian terhadap para sahabat ridhwanullah ‘alaihim dan kedudukan kita sebagai muslim

1. Cacian terhadap para sahabat ridhwanullah ‘alaihim

a. Takrif cacian
b. Hukum mencaci para sahabat ridhwanullah ‘alaihim
c. Pembahagian cacian dan cercaan
d. Pencaci yang menggunakan istilah kritikan ilmiah atau kebebasan kajian dan kritikan

2. Kedudukan dan komentar para sahabat ridhwanullah ‘alaihim terhadap peristiwa Fitnah al-Kubra

3. Pencerahan sesetengah sahabat ridhwanullah ‘alaihim mengenai peristiwa pembunuhan ‘Utsman radhiallahu ‘anhu

4. Iktibar - Penyakit yang sama dialami oleh dunia Islam kini dari peristiwa pembunuhan ‘Utsman radhiallahu ‘anhu

a. Jahil terhadap fitrah dan syariat Islam.
b. Mereka adalah orang-orang yang melampaui batas dalam beribadah.
c. Menghalalkan darah kaum muslimin dan menuduh mereka sebagai orang yang telah kafir.
d. Sering menyebarkan kebatilan

Harga: RM7.90
Penulis: Mohd Fikri Che Hussain (tuan kedai)
Muka surat: 88
Penerbit: Jahabersa
Buku Cercaan Kepada Sahabat Nabi - Apa Reaksi Kita? merupakan sebuah buku yang diolah semula dari beberapa fakta berkaitan dengan buku saya yang terdahulu iaitu Buku Keadilan Sahabat di Sisi Ahl al-Sunnah wa al-Jamaah (2005). Apa yang boleh saya coretkan daripada mukadimah buku ini seperti berikut:

Para sahabat ridhwanullah ‘alaihim adalah golongan yang terawal bertemu dan dididik oleh Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam. Merekalah yang berperanan dalam memelihara, meriwayat, memindah, menyebar dan menyampaikan risalah Nubuwwah ini kepada generasi selepas mereka hingga masa kini. Manhaj inilah yang direntasi oleh ulama muslimin di setiap masa dan ketika, membenarkan sabda Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam.

Amanah dan tanggungjawab yang berat ini dipikul oleh para sahabat dalam kepelbagaian aspek yang menunjukkan penekanan dan pemeliharaan mereka yang begitu tinggi terhadap al-Sunnah. Kewujudan sebilangan manusia yang cuba meremehkan peranan dan tanggungjawab para sahabat ridhwanullah ‘alaihim membuatkan buku ini ditulis. Walaupun bilangan mereka hanya segelintir dan seolah-olah tidak dirasai kewujudan di Malaysia. Sebenarnya, pengaruh mereka begitu kuat sejak zaman berzaman.

Bukan sedikit bilangan mereka yang terpengaruh dengan dakyah kelompok yang menghina sahabat Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam seperti Khulafa` al-Rasyidin, Ummahat al-Mukminin, Abu Hurairah, Mu’awiyah dan lain-lainnya. Begitu juga dalam permasalahan Fitnah al-Kubra, masih ramai yang menganggap bahawa keadaan itulah yang memulakan konflik percakaran sesama umat Islam hingga kini.

Penilaian ini sebaiknya kita soroti dengan dada yang lapang dan tidak begitu fanatik dalam mengambil setiap pendapat. Masih banyak buku dan majalah yang perlu diberikan saringan pada setiap penulisan yang ditulis oleh mereka yang hanya berlandaskan emosi dalam berhujah. Malahan, apabila mereka menceritakan para sahabat, sanggup mereka mencerca dan meremehkan kedudukan para sahabat ini secara terang-terangan.

Apa yang perlu diketahui oleh kita yang mengaku beriman dengan Allah dan RasulNya adalah disebalik cercaan dan kritikan mereka terhadap para sahabat ini ternyata terselindung satu konspirasi jahat iaitu mencela Nabi sallallahu ‘alaihi wa sallam, menggugurkan kehujahan al-Quran dan al-Sunnah sekaligus menggoyahkan keimanan umat terhadap agama Islam.

Kesimpulannya, mari kita perhatikan komentar al-Imam Malik bin Anas rahimahullah yang mengungkapkan: “Mereka itu adalah suatu kaum yang sebenarnya mempunyai misi tersendiri untuk mencela Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam namun ternyata tidak mampu berbuat demikian. Akhirnya, mereka mencela para sahabat baginda agar orang ramai berpendapat bahawa baginda adalah orang yang hina, seandainya baginda memang orang yang baik, sudah pasti para sahabatnya adalah orang-orang baik juga.”

Penjelasan dan huraian ini walaupun begitu ringkas tetapi amat padat dan penuh dengan makna yang tersirat jika difikirkan semula. Inilah kalimah bernas daripada al-Imam Malik dalam mempertahankan institusi para sahabat dari terus diceroboh dan kerap pula kehebatan mereka disanggah oleh manusia ‘kerdil’ dan hina, jika direnung dengan saksama.

Kandungan

Kritikan serta cacian terhadap para sahabat ridhwanullah ‘alaihim dan kedudukan kita sebagai muslim

1. Cacian terhadap para sahabat ridhwanullah ‘alaihim

a. Takrif cacian
b. Hukum mencaci para sahabat ridhwanullah ‘alaihim
c. Pembahagian cacian dan cercaan
d. Pencaci yang menggunakan istilah kritikan ilmiah atau kebebasan kajian dan kritikan

2. Kedudukan dan komentar para sahabat ridhwanullah ‘alaihim terhadap peristiwa Fitnah al-Kubra

3. Pencerahan sesetengah sahabat ridhwanullah ‘alaihim mengenai peristiwa pembunuhan ‘Utsman radhiallahu ‘anhu

4. Iktibar - Penyakit yang sama dialami oleh dunia Islam kini dari peristiwa pembunuhan ‘Utsman radhiallahu ‘anhu

a. Jahil terhadap fitrah dan syariat Islam.
b. Mereka adalah orang-orang yang melampaui batas dalam beribadah.
c. Menghalalkan darah kaum muslimin dan menuduh mereka sebagai orang yang telah kafir.
d. Sering menyebarkan kebatilan

Harga: RM7.90
Penulis: Mohd Fikri Che Hussain (tuan kedai)
Muka surat: 88
Penerbit: Jahabersa
Cercaan Kepada Sahabat Nabi - Apa Reaksi Kita?
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHUr98GS6mJWko18ryqs37V-CaTieKSdHQo7R1YslqaBXa6KsRcWuXYWoUEEqJ7mhHaytllVvXnnwsvh7T2UPIgfRG7-lFWBj2eGkR6S8vZcRpxG5ZoQvDPo0jKt-1S7W9axn-xfQW6wnM/s72-c/cercaan.JPG
View detail
Hadharah Islamiyyah bukan Islam Hadhari

Hadharah Islamiyyah bukan Islam Hadhari


Usaha saya menulis buku ini dengan huraian tentang Hadharah Islamiyyah atau Tamandun Islam adalah salah satu usaha untuk memperbetulkan tanggapan dan kesilapan yang berlaku apabila negara mencanangkan slogan Islam Hadhari yang indah dari segi bahasa, namun di sebaliknya tersirat seribu kekeliruan.

Islam Hadhari adalah merupakan satu usaha untuk menyadurkan Islam dengan perkara-perkara yang sengaja diwujudkan hasil daripada pemikiran orientalis untuk mengelirukan ummah dari kefahaman Islam yang sebenar.

Tamadun Islam dan tamadun Barat lahir dari proses dan perspektif serta penekanan yang amat berbeza di antara satu sama lain.

Di samping aspek pembangunan mental dan fizikal, Islam turut mengasaskan tamadunnya dari sudut spiritual yang bukan sahaja tidak diperolehi daripada tamadun Barat, malah ianya di luar jangkauan orientalis yang mengasaskan tamadun tersebut. - Penulis

KANDUNGAN
BAB 1
- Mukaddimah
- Perkataan Hadharah Dari Segi Bahasa
BAB 2
- Takrif Tamadun Atau Hadharah Mengikut Islam
- Hadharah Islamiyyah
- Mengapa Hadharah Islamiyyah, Tidak Islam Hadhari?
BAB 3
- Umno Mencipta Penyelewengan
- Negara Islam
BAB 4
- Pelaksanaan Syariat
- Islam Dan Ilmu
BAB 5
- Krisis Nilai
- Fardhu Kifayah
BAB 6
- Prinsip Hadharah Islamiyyah
- Ibadah- Khilafah
- 'Adalah (Keadilan)
- Hurriyyah (Kebebasan)
- Syumuliyyah (Lengkap)
- Ilmu Dan Hikmah (Kebijaksanaan)
- Wehdah (Kesatuan Atau Perpaduan)
BAB 7
- Sejarah Pelaksanaan Hadharah Islamiyyah
- Pengaruh Hadharah Islamiyyah Ke Dalam Tamadun Barat
BAB 8
- Pengaruh Hadharah Gharbiyyah Terhadap Ummah
- Politik
- Pendidikan
- Media
- Ekonomi
BAB 9
- Faktor Kemusnahan Hadharah
BAB 10
- Penilaian Hadharah
- Nabi Sulaiman A.S.
- Pengajaran Hadharah Zaman Nabi Sulaiman
- Zul Qarnain
- Pengajaran Hadharah Zaman Zul Qarnain
BAB 11
- Tasawwur Hadharah Islamiyyah Mengikut Al-Qur'an
Harga = RM15.00 (Sem) RM18.00 (Sab/Swk)
Penulis = Dato' Seri Tuan Guru Haji Abdul Hadi Bin Awang
Mukasurat = 206

Usaha saya menulis buku ini dengan huraian tentang Hadharah Islamiyyah atau Tamandun Islam adalah salah satu usaha untuk memperbetulkan tanggapan dan kesilapan yang berlaku apabila negara mencanangkan slogan Islam Hadhari yang indah dari segi bahasa, namun di sebaliknya tersirat seribu kekeliruan.

Islam Hadhari adalah merupakan satu usaha untuk menyadurkan Islam dengan perkara-perkara yang sengaja diwujudkan hasil daripada pemikiran orientalis untuk mengelirukan ummah dari kefahaman Islam yang sebenar.

Tamadun Islam dan tamadun Barat lahir dari proses dan perspektif serta penekanan yang amat berbeza di antara satu sama lain.

Di samping aspek pembangunan mental dan fizikal, Islam turut mengasaskan tamadunnya dari sudut spiritual yang bukan sahaja tidak diperolehi daripada tamadun Barat, malah ianya di luar jangkauan orientalis yang mengasaskan tamadun tersebut. - Penulis

KANDUNGAN
BAB 1
- Mukaddimah
- Perkataan Hadharah Dari Segi Bahasa
BAB 2
- Takrif Tamadun Atau Hadharah Mengikut Islam
- Hadharah Islamiyyah
- Mengapa Hadharah Islamiyyah, Tidak Islam Hadhari?
BAB 3
- Umno Mencipta Penyelewengan
- Negara Islam
BAB 4
- Pelaksanaan Syariat
- Islam Dan Ilmu
BAB 5
- Krisis Nilai
- Fardhu Kifayah
BAB 6
- Prinsip Hadharah Islamiyyah
- Ibadah- Khilafah
- 'Adalah (Keadilan)
- Hurriyyah (Kebebasan)
- Syumuliyyah (Lengkap)
- Ilmu Dan Hikmah (Kebijaksanaan)
- Wehdah (Kesatuan Atau Perpaduan)
BAB 7
- Sejarah Pelaksanaan Hadharah Islamiyyah
- Pengaruh Hadharah Islamiyyah Ke Dalam Tamadun Barat
BAB 8
- Pengaruh Hadharah Gharbiyyah Terhadap Ummah
- Politik
- Pendidikan
- Media
- Ekonomi
BAB 9
- Faktor Kemusnahan Hadharah
BAB 10
- Penilaian Hadharah
- Nabi Sulaiman A.S.
- Pengajaran Hadharah Zaman Nabi Sulaiman
- Zul Qarnain
- Pengajaran Hadharah Zaman Zul Qarnain
BAB 11
- Tasawwur Hadharah Islamiyyah Mengikut Al-Qur'an
Harga = RM15.00 (Sem) RM18.00 (Sab/Swk)
Penulis = Dato' Seri Tuan Guru Haji Abdul Hadi Bin Awang
Mukasurat = 206
Hadharah Islamiyyah bukan Islam Hadhari
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhfwbOuw1Q4c_MWi7FPI4TYcdPa-wyhXJd_2Lrpg6KHZ-QxQh4UcEp6xr4rRIJyslH53UcMlD8XqtZOau1BbaK9V5uBG5S1cqtlvqf8mnnT4yXDhT_lG-T6e8k_Z4v5Bj4dLTAakWuX7WfJ/s72-c/hadharahislamiyyah.jpg
View detail
Mencari Rahmat Allah Di Sebalik Perbezaan Pendapat

Mencari Rahmat Allah Di Sebalik Perbezaan Pendapat

Berbeza pendapat adalah sesuatu yang lazim terjadi, namun tidak ramai di kalangan umat Islam yang mampu berinteraksi dengannya secara cemerlang. Buku kecil ini menerangkan kepada kita bagaimana untuk "melihat" perbezaan pendapat sebagai satu kepelbagaian pendapat dan seterusnya mencari rahmat Allah di sebaliknya.

Kandungannya:

1) Perbezaan pendapat adalah ujian Allah

2) Kategori pertama:

1- Kepelbagaian pendapat yang dibenarkan
2- Seba-sebab berlakunya kepelbagaian pendapat kategori pertama
3- Cara mendapat rahmat Allah di sebalik kepelbagaian pendapat kategori pertama.

3) Kategori kedua:

1- Kepelbagaian pendapat yang dilarang
2- Sebab-sebab berlakunya kepelbagaian pendapat kategori kedua
3- cara mendapat rahmat Allah di sebalik kepelbagaian pendapat kategori kedua.

4) Antara Persatuan umat dan kepelbagaian pendapat

5) Ini adalah ujian yang sememangnya hebat

Harga: RM 5.00
Penulis: Hafiz Firdaus Abdullah
Muka Surat: 87
Penerbit: Jahabersa
Berbeza pendapat adalah sesuatu yang lazim terjadi, namun tidak ramai di kalangan umat Islam yang mampu berinteraksi dengannya secara cemerlang. Buku kecil ini menerangkan kepada kita bagaimana untuk "melihat" perbezaan pendapat sebagai satu kepelbagaian pendapat dan seterusnya mencari rahmat Allah di sebaliknya.

Kandungannya:

1) Perbezaan pendapat adalah ujian Allah

2) Kategori pertama:

1- Kepelbagaian pendapat yang dibenarkan
2- Seba-sebab berlakunya kepelbagaian pendapat kategori pertama
3- Cara mendapat rahmat Allah di sebalik kepelbagaian pendapat kategori pertama.

3) Kategori kedua:

1- Kepelbagaian pendapat yang dilarang
2- Sebab-sebab berlakunya kepelbagaian pendapat kategori kedua
3- cara mendapat rahmat Allah di sebalik kepelbagaian pendapat kategori kedua.

4) Antara Persatuan umat dan kepelbagaian pendapat

5) Ini adalah ujian yang sememangnya hebat

Harga: RM 5.00
Penulis: Hafiz Firdaus Abdullah
Muka Surat: 87
Penerbit: Jahabersa
Mencari Rahmat Allah Di Sebalik Perbezaan Pendapat
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6N3vYtPo3wTKQWUw_ZY4pPeuKQPt746ci-AQG190CCujcIQ5LCeZJbJ3Fe7IdkYP9hKCkHY3_1aAkeM2u3tas3H1ZarDHBYLkN-v4N9yDGbkx20-TgreBkqehNsL5dxRqt1v32mjbLIK4/s72-c/PJ-1683L.jpg
View detail
Jawapan Ahl Al-Sunnah Kepada Syi'ah al-Rafidhah - Sahabat (4)

Jawapan Ahl Al-Sunnah Kepada Syi'ah al-Rafidhah - Sahabat (4)

Jawapan Ahl al-Sunnah Kepada Syi'ah al-Rafidhah Berkenaan Keutamaan Dan Sejarah Para Sahabat . Di antara sikap aliran Syi'ah al-Rafidhah ialah mengkritik dan mencela para sahabat Rasulullah s.a.w.

Bagi mereka keutamaan yang besar dan sejarah yang lurus hanya terletak kepada 'Ali dan Ahl al-Bait Rasulullah.

Melalui buku ini, para pembaca sekalian akan dapat mengetahui bahawa para sahabat semuanya memiliki keutamaan yang besar. Keutamaan ini dipersaksikan oleh al-Qur'an dan al-Sunnah yang sahih.

Lebih dari itu buku ini juga meluruskan fitnah dan salah faham dalam beberapa peristiwa sejarah para sahabat, khasnya dari saat kewafatan Rasulullah sehinggalah kepada zaman pemerintah 'Ali bin Abi Thalib.

Harga: RM 26.00
Penulis: Hafiz Firdaus Abdullah
Muka Surat: 343
Penerbit: Jahabersa
Jawapan Ahl al-Sunnah Kepada Syi'ah al-Rafidhah Berkenaan Keutamaan Dan Sejarah Para Sahabat . Di antara sikap aliran Syi'ah al-Rafidhah ialah mengkritik dan mencela para sahabat Rasulullah s.a.w.

Bagi mereka keutamaan yang besar dan sejarah yang lurus hanya terletak kepada 'Ali dan Ahl al-Bait Rasulullah.

Melalui buku ini, para pembaca sekalian akan dapat mengetahui bahawa para sahabat semuanya memiliki keutamaan yang besar. Keutamaan ini dipersaksikan oleh al-Qur'an dan al-Sunnah yang sahih.

Lebih dari itu buku ini juga meluruskan fitnah dan salah faham dalam beberapa peristiwa sejarah para sahabat, khasnya dari saat kewafatan Rasulullah sehinggalah kepada zaman pemerintah 'Ali bin Abi Thalib.

Harga: RM 26.00
Penulis: Hafiz Firdaus Abdullah
Muka Surat: 343
Penerbit: Jahabersa
Jawapan Ahl Al-Sunnah Kepada Syi'ah al-Rafidhah - Sahabat (4)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEix7Kv0hDwSvDHSg4z2x7Gi0psiAOFAw8JnRWAgHqOzCotXr88Ci6mhN9-1-Flk_TU8PkXoVglTrLBj-pvzDFvw7X6N7sLZsXwTlpAERFMm_mTczhsDEXl2WrNtdYNgC2hi16zAHGOlCKhN/s72-c/PJ-1520L.jpg
View detail
Jawapan Ahl Al-Sunnah Kepada Syi'ah (3)

Jawapan Ahl Al-Sunnah Kepada Syi'ah (3)

Kandungan buku kali ini memuatkan beberapa persoalan yang lebih kritis dalam isu Syiah yang mudah diterima mereka yang tidak mendalam penelitiannya di bidang hadis.

Di dalam buku ini digarapkan beberapa buah hadis palsu terkenal yang dijadikan hujah oleh pengikut Syiah dalam membantah hujah Ahl al-Sunnah. Buku ini adalah jawapannya:

Kata pengantar
1- Hadis al-Ghadir
2- Hadis al-Tsaqalain
3- Hadis 12 Khalifah
4- Hadis al-Manzilah
5- Hadis al-Safinah
6- Hadis al-Dar
7- Hadis Madinah al-Ilm

Kata penutup

Harga: RM 15.00
Penulis: Hafiz Firdaus Abdullah
Muka Surat: 158
Penerbit: Jahabersa
Kandungan buku kali ini memuatkan beberapa persoalan yang lebih kritis dalam isu Syiah yang mudah diterima mereka yang tidak mendalam penelitiannya di bidang hadis.

Di dalam buku ini digarapkan beberapa buah hadis palsu terkenal yang dijadikan hujah oleh pengikut Syiah dalam membantah hujah Ahl al-Sunnah. Buku ini adalah jawapannya:

Kata pengantar
1- Hadis al-Ghadir
2- Hadis al-Tsaqalain
3- Hadis 12 Khalifah
4- Hadis al-Manzilah
5- Hadis al-Safinah
6- Hadis al-Dar
7- Hadis Madinah al-Ilm

Kata penutup

Harga: RM 15.00
Penulis: Hafiz Firdaus Abdullah
Muka Surat: 158
Penerbit: Jahabersa
Jawapan Ahl Al-Sunnah Kepada Syi'ah (3)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEidC19TsSRDxGW8ZpPvRrOhpxLTg7CvhEjLcXUHbrqi50sDwI8ki3p38q0D6UJ8PxLwPCPl1j5GLBRby7JKHWQJ7ZjUnYtzxbpb5kCjsWY02RZMuU8o-9jHfC67uTrZnZW3xA1vahubSzEU/s72-c/PJ-1524L.jpg
View detail
Jawapan Ahl Al-Sunnah Kepada Syiah (2)

Jawapan Ahl Al-Sunnah Kepada Syiah (2)

Buku ini lebih mendalam kajiannya terhadap isu Syiah. Secara ringkas dapat dijelaskan seperti berikut menurut urutan isi kandungannya:

Kata pengantar

1- Ayat al-Tath-hir
2- Ayat al-Wilayah
3- Ayat al-Mawaddah
4- Ayat al-Tabligh
5- Ayat al-Mubahalah
6- Ayat al-Selawat

Kata penutup

Harga: RM 15.00
Penulis: Hafiz Firdaus Abdullah
Muka Surat: 174
Penerbit: Jahabersa

Buku ini lebih mendalam kajiannya terhadap isu Syiah. Secara ringkas dapat dijelaskan seperti berikut menurut urutan isi kandungannya:

Kata pengantar

1- Ayat al-Tath-hir
2- Ayat al-Wilayah
3- Ayat al-Mawaddah
4- Ayat al-Tabligh
5- Ayat al-Mubahalah
6- Ayat al-Selawat

Kata penutup

Harga: RM 15.00
Penulis: Hafiz Firdaus Abdullah
Muka Surat: 174
Penerbit: Jahabersa

Jawapan Ahl Al-Sunnah Kepada Syiah (2)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiLVM5VJ8SCwc1G-zV3syldLmg-WM2JZbL9YKsAjSu69hEsz_bpqNWT6dcyhnfTTEP_InKDxXfPKna6rcNQLyy0nRjEDK2gakZZxOiZUwHfr9-3cEqG8Xjk7mFt8_uMAlCuunKSZQNSukNG/s72-c/PJ-1390L.jpg
View detail
Jawapan Ahl Al-Sunnah Kepada Syi'ah (1)

Jawapan Ahl Al-Sunnah Kepada Syi'ah (1)


Bahagian 1-

Siapakah Ahl al-Sunnah?
Siapakah Syiah Rafidhah?
Benarkah Syiah ialah Pengikut Ahl al-Bait Rasulullah?
Petunjuk al-Quran yang mengiktiraf kehkalifahan Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali.
Iktikad Ahl al-Sunnah ke atas Ahl al-Bait Rasulullah

Bahagian 2-

Lima Strategi Asas Syiah dalam berhujah dan Jawapan Ahl al-Sunnah ke atasnya.

  1. Strategi 1
  2. Strategi 2
  3. Strategi 3
  4. Strategi 4
  5. Strategi 5

Sebuah buku yang menarik untuk dikaji!

Harga: RM 15.00
Penulis: Hafiz Firdaus Abdullah
Muka Surat: 168
Penerbit: Jahabersa

Bahagian 1-

Siapakah Ahl al-Sunnah?
Siapakah Syiah Rafidhah?
Benarkah Syiah ialah Pengikut Ahl al-Bait Rasulullah?
Petunjuk al-Quran yang mengiktiraf kehkalifahan Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali.
Iktikad Ahl al-Sunnah ke atas Ahl al-Bait Rasulullah

Bahagian 2-

Lima Strategi Asas Syiah dalam berhujah dan Jawapan Ahl al-Sunnah ke atasnya.

  1. Strategi 1
  2. Strategi 2
  3. Strategi 3
  4. Strategi 4
  5. Strategi 5

Sebuah buku yang menarik untuk dikaji!

Harga: RM 15.00
Penulis: Hafiz Firdaus Abdullah
Muka Surat: 168
Penerbit: Jahabersa
Jawapan Ahl Al-Sunnah Kepada Syi'ah (1)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgVYpJcDTkT_wnIgnjeiQ7B5ZVFNMpuyylTjvPfgofPutwrt6SC8gzfyNy00RoZb95eFOuLcsObpxfCw5kFY-kW4tNU4OjydO_97q_0DGLnkpkwbBjkGKHC5DfzRWaXNa9qXe9Kad3qQvEk/s72-c/PJ-1331L.jpg
View detail
Umar Bin Abdul Aziz - Peribadi Zuhud Penegak Keadilan

Umar Bin Abdul Aziz - Peribadi Zuhud Penegak Keadilan

Umar bin Abdul Aziz adalah peribadi yang soleh, bertakwa, ahli ibadah, wara' dan zuhud. Ia juga seorang pemimpin yang adil, lurus dan cerdas, mencintai dan mengasihi rakyatnya, sayang dan baik kepada mereka. Ibadahnya kepada Allah tidak menyekat perhatiannya untuk memperhatikan rakyatnya.

Tiada penghalang antara dia dan hal yang menjadi kepentingan rakyatnya sampai yang paling kecil dan remeh-temeh sekalipun. Demikian sekilas gambaran peribadi Umar bin Abdul Aziz yang dapat anda semak dalam buku ini. Dari susuk tubuh teladan ini, dapat anda ambil pelbagai iktibar yang sangat baik.

Buku ini mengandungi beberapa episod sejarah perjalanan hidup Umar bin Abdul Aziz yang terdapat dalam pelbagai manuskrip di beberapa muzium dan perpustakaan di Timur Tengah dan Eropah.

KANDUNGAN

- Bahagian 1 - Biografi Umar Bin Abdul Aziz
- Bahagian 2 - Keperibadian Dan Kisah-kisah Umar Bin Abdul Aziz
- Bahagian 3 - Khutbah-khutbah Umar Bin Abdul Aziz
- Bahagian 4 - Surat-surat Umar Bin Abdul Aziz

Harga = RM25.00 (Sem) RM28.00 (Sab/Swk)
Mukasurat = 204
Penulis = Abdullah Bin Abdul Hakam
Pengantar Oleh = Dato' Dr. Siddiq Fadzil
Penerbit = Alam Raya Enterprise
Umar bin Abdul Aziz adalah peribadi yang soleh, bertakwa, ahli ibadah, wara' dan zuhud. Ia juga seorang pemimpin yang adil, lurus dan cerdas, mencintai dan mengasihi rakyatnya, sayang dan baik kepada mereka. Ibadahnya kepada Allah tidak menyekat perhatiannya untuk memperhatikan rakyatnya.

Tiada penghalang antara dia dan hal yang menjadi kepentingan rakyatnya sampai yang paling kecil dan remeh-temeh sekalipun. Demikian sekilas gambaran peribadi Umar bin Abdul Aziz yang dapat anda semak dalam buku ini. Dari susuk tubuh teladan ini, dapat anda ambil pelbagai iktibar yang sangat baik.

Buku ini mengandungi beberapa episod sejarah perjalanan hidup Umar bin Abdul Aziz yang terdapat dalam pelbagai manuskrip di beberapa muzium dan perpustakaan di Timur Tengah dan Eropah.

KANDUNGAN

- Bahagian 1 - Biografi Umar Bin Abdul Aziz
- Bahagian 2 - Keperibadian Dan Kisah-kisah Umar Bin Abdul Aziz
- Bahagian 3 - Khutbah-khutbah Umar Bin Abdul Aziz
- Bahagian 4 - Surat-surat Umar Bin Abdul Aziz

Harga = RM25.00 (Sem) RM28.00 (Sab/Swk)
Mukasurat = 204
Penulis = Abdullah Bin Abdul Hakam
Pengantar Oleh = Dato' Dr. Siddiq Fadzil
Penerbit = Alam Raya Enterprise
Umar Bin Abdul Aziz - Peribadi Zuhud Penegak Keadilan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjiiE3pVm7r4rZCm49ggRC0ooSoqsNT5VKB6JNqoXPiRwcqIEHtKrn7SRQ_xPSnsYHo91wtDULaK1Rx-6eqwN2LeDUor1X1dMc2gpo8zLfH9zsDzYK_Jx2A9W9ngr7fjp_2aQKxoC88_UGE/s72-c/umarbinabdulaziz.jpg
View detail
Mutiara 2 Tok Guru - Membangun Ummah

Mutiara 2 Tok Guru - Membangun Ummah


Menegakkan negara Islam dan pemerintahan Islam merupakan Sunnah Amaliyyah (perbuatan yang mengandungi pengajaran secara praktikal) yang dilakukan oleh Rasulullah S.A.W. setelah melaksanakan hijrah yang sangat penting dan besar di dalam sejarah itu.

Perkara yang sangat penting di dalam hijrah itu ialah menegakkan kerajaan Islam dengan segala syarat dan rukunnya yang menjadi kewajipan kepada umat Islam mematuhinya.

Mereka tidak menyedari bahawa kemajuan kebendaan yang ada pada dunia barat adalah sebahagian daripada kemajuan yang telah ditempa oleh Islam sejak zaman berzaman tetapi barat mengambil kebendaannya sahaja dan meninggalkan ajaran Islam yang membentuk roh dan peribadi mereka.

Kita telah melihat bagaimana kemajuan kebendaan yang ditaja oleh barat itu sedang mengalami kehancurannya dan yang menjadi halangan kepada kemajuan umat Islam bukan masalah kebendaan. - Penerbit

Harga = RM25.00 (Sem) RM27.00 (Sab/Swk)
Mukasurat = 280
Penerbit = Nufair Street Sdn Bhd

Menegakkan negara Islam dan pemerintahan Islam merupakan Sunnah Amaliyyah (perbuatan yang mengandungi pengajaran secara praktikal) yang dilakukan oleh Rasulullah S.A.W. setelah melaksanakan hijrah yang sangat penting dan besar di dalam sejarah itu.

Perkara yang sangat penting di dalam hijrah itu ialah menegakkan kerajaan Islam dengan segala syarat dan rukunnya yang menjadi kewajipan kepada umat Islam mematuhinya.

Mereka tidak menyedari bahawa kemajuan kebendaan yang ada pada dunia barat adalah sebahagian daripada kemajuan yang telah ditempa oleh Islam sejak zaman berzaman tetapi barat mengambil kebendaannya sahaja dan meninggalkan ajaran Islam yang membentuk roh dan peribadi mereka.

Kita telah melihat bagaimana kemajuan kebendaan yang ditaja oleh barat itu sedang mengalami kehancurannya dan yang menjadi halangan kepada kemajuan umat Islam bukan masalah kebendaan. - Penerbit

Harga = RM25.00 (Sem) RM27.00 (Sab/Swk)
Mukasurat = 280
Penerbit = Nufair Street Sdn Bhd
Mutiara 2 Tok Guru - Membangun Ummah
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgWHQV3fQEs8g1JmABeuHvCZdjfuO4zKKMarZ5TpjmGHqNmG2m5eZ9EwKIEBna962BBGettjv29zmFNjaayprIsDnrCDotEKyzvCjBlwZ79O5NzxGwadhALEhhqwmRyQmpZhXFk6XUn4N7R/s72-c/mutiara2tokguru.jpg
View detail
Peperangan Rasulullah S.A.W.

Peperangan Rasulullah S.A.W.


Jihad Qital atau jihad melalui peperangan adalah suatu yang tidak asing lagi dari lembaran sirah perjuangan Rasulullah S.A.W. Sepuluh tahun permukiman Baginda di Madinah selepas peristiwa Hijrah merupakan tahun-tahun yang penuh dengan agenda Jihad Qital.

Menurut bancian ahli sejarah, sepanjang Rasulullah S.A.W. di Madinah, tidak kurang dari 70 angkatan perang telah diutuskan oleh Baginda untuk menghadapi peperangan dengan musuh-musuh Islam dan dari jumlah itu, 28 angkatan adalah dipimpin oleh Baginda sendiri.

Ini bermakna, secara purata pada setiap tahun (dalam jangka-masa sepuluh tahun), tidak kurang tujuh kali Rasulullah S.A.W. dan para sahabat terlibat dengan peperangan dalam usaha mereka meninggikan Islam dan mempertahankan kedaulatannya. - Penulis

KANDUNGAN

- Sekitar Persoalan Jihad Dan Peperangan Di Dalam Islam
- Sinopsis Sirah Jihad Nabi Muhammad S.A.W.
- Penghijrahan Ke Pengkalan Baru
- Kategori Peperangan Yang Dilancarkan Oleh Rasulullah S.A.W.
- Urutan Peperangan Rasulullah S.A.W.
- Gaji Tentera
- Alat Persenjataan

Ulas Fikri:
Buku ini amat baik dibaca untuk mengetahui sejarah peperangan Rasulullah SAW dan perancangan Baginda dalam menggerakkan kekuatan umat Islam ketika itu. Namun beberapa istilah yang digunakan seperti Ghazwah (perang atau pertempuran), Sariyah (ekspedisi perang dalam kelompok yang kecil) dan juga Bi'tsah (delegasi diplomatik) diterangkan dengan ringkas.

Topik penghijrahan ke pengkalan baru pula menceritakan secara ringkas peperangan dan ekspedisi perang yang dilaksanakan oleh Rasulullah menurut urutan tahun hijrah. Hampir setiap tahun Baginda menyertai ekspedisi ini. Bagaimana kita? Allahu Akbar!

Harga = RM15.00
Mukasurat = 142
Penulis = Ustaz Haji Ahmad Adnan Fadhil & Ustaz Haji Riduan Mohd Nor
Penerbit = Jundi Resources

Jihad Qital atau jihad melalui peperangan adalah suatu yang tidak asing lagi dari lembaran sirah perjuangan Rasulullah S.A.W. Sepuluh tahun permukiman Baginda di Madinah selepas peristiwa Hijrah merupakan tahun-tahun yang penuh dengan agenda Jihad Qital.

Menurut bancian ahli sejarah, sepanjang Rasulullah S.A.W. di Madinah, tidak kurang dari 70 angkatan perang telah diutuskan oleh Baginda untuk menghadapi peperangan dengan musuh-musuh Islam dan dari jumlah itu, 28 angkatan adalah dipimpin oleh Baginda sendiri.

Ini bermakna, secara purata pada setiap tahun (dalam jangka-masa sepuluh tahun), tidak kurang tujuh kali Rasulullah S.A.W. dan para sahabat terlibat dengan peperangan dalam usaha mereka meninggikan Islam dan mempertahankan kedaulatannya. - Penulis

KANDUNGAN

- Sekitar Persoalan Jihad Dan Peperangan Di Dalam Islam
- Sinopsis Sirah Jihad Nabi Muhammad S.A.W.
- Penghijrahan Ke Pengkalan Baru
- Kategori Peperangan Yang Dilancarkan Oleh Rasulullah S.A.W.
- Urutan Peperangan Rasulullah S.A.W.
- Gaji Tentera
- Alat Persenjataan

Ulas Fikri:
Buku ini amat baik dibaca untuk mengetahui sejarah peperangan Rasulullah SAW dan perancangan Baginda dalam menggerakkan kekuatan umat Islam ketika itu. Namun beberapa istilah yang digunakan seperti Ghazwah (perang atau pertempuran), Sariyah (ekspedisi perang dalam kelompok yang kecil) dan juga Bi'tsah (delegasi diplomatik) diterangkan dengan ringkas.

Topik penghijrahan ke pengkalan baru pula menceritakan secara ringkas peperangan dan ekspedisi perang yang dilaksanakan oleh Rasulullah menurut urutan tahun hijrah. Hampir setiap tahun Baginda menyertai ekspedisi ini. Bagaimana kita? Allahu Akbar!

Harga = RM15.00
Mukasurat = 142
Penulis = Ustaz Haji Ahmad Adnan Fadhil & Ustaz Haji Riduan Mohd Nor
Penerbit = Jundi Resources
Peperangan Rasulullah S.A.W.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDU-ixS2Chd_cy7S9CB0v5I1U8xru-tgPnz0kHQAKYnJVwxELwCWnM00snESbtCu_d8I0hYuSEZlfBPa10pJ4N3xTjH9CIojXoUkjT8OuR-_73nQBB_1xdCImjXWlxPzX-SSy6L-7kDoC_/s72-c/peperanganrasulullah.jpg
View detail

Cari Kami di Facebook

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Kedai Buku Al-Hidayah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger